Ini Penghargaan untuk Kota Solo di Masa Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden nomor urut dua Joko Widodo mengacungkan jari membentuk simbol

    Calon presiden nomor urut dua Joko Widodo mengacungkan jari membentuk simbol "V" saat menghadiri Debat Capres Cawapres 2014 di Hotel Bidakara, Jakarta, 5 Juli 2014. AP/Dita Alangkara

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam debat calon presiden dan wakil presiden kemarin, calon wakil presiden nomor urut 1, Hatta Rajasa, bertanya pada lawannya, Joko Widodo, mengapa Kota Solo tidak pernah memenangi penghargaan. Joko Widodo yang pernah menjabat Wali Kota Solo langsung membantahnya. "Solo pernah mendapat penghargaan Green City dari Kementerian Lingkungan Hidup, bisa dicek," ujar Jokowi semalam. (Baca: Hatta Tanya Kalpataru, JK: Keliru, Itu Adipura)

    Ternyata, selain penghargaan Green City, Solo juga mendapatkan beberapa penghargaan semasa dipimpin Jokowi. Sederet penghargaan itu di antaranya Kota dengan Tata Ruang Terbaik ke-2 di Indonesia serta Piala dan Piagam Citra Bhakti Abdi Negara dari Presiden Republik Indonesia pada 2009.

    Solo juga mendapat penghargaan untuk kinerja kota dalam penyediaan sarana Pelayanan Publik, Kebijakan Deregulasi, Penegakan Disiplin, dan Pengembangan Manajemen Pelayanan serta Piala Citra Bidang Pelayanan Prima Tingkat Nasional oleh Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Republik Indonesia pada 2009. Ada juga penghargaan dari Departemen Keuangan berupa dana hibah sebesar Rp 19,2 miliar untuk pelaksanaan pengelolaan keuangan yang baik pada 2009 dan Indonesia Tourism Award 2009 untuk kategori Indonesia Best Destination dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI bekerja sama dengan majalah SWA. (Baca: Jadi Pemimpin Hebat Dunia, Jokowi: Biasa Saja)

    Kemudian pada 2010, Solo mendapat penghargaan sebagai inkubator bisnis dan teknologi dari Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI), penghargaan Manggala Karya Bhakti Husada Arutala dari Departemen Kesehatan, Kota Terfavorit Wisatawan 2010 dalam Indonesia Tourism Award yang diselenggarakan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, serta penghargaan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam bidang Pelopor Inovasi Pelayanan Prima.

    Pada 2011, penghargaan terus bertambah, yaitu dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Solo didaulat sebagai salah satu kota terbaik penyelenggara program pengembangan mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) dan Penghargaan Langit Biru 2011 dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk kategori kota dengan kualitas udara terbersih.

    Tahun 2012 yang merupakan tahun terakhir Jokowi memerintah Solo sebelum mengikuti pemilihan Gubernur DKI Jakarta, kota ini kembali mendapat penghargaan kota/kabupaten pengembang UMKM terbaik versi Universitas Negeri Sebelas Maret SME's Awards.

    TIKA PRIMANDARI

    Berita Terpopuler:
    Ragam Kreasi Relawan Jokowi di Konser Salam 2 Jari 
    Jelang Pencoblosan, Jokowi Umrah, JK Mudik
    Perampok 'Baik Hati', Mau Buatkan Susu Bayi 
    Ini yang Bikin Yuni Shara 'Kepincut' Jokowi 
    Tim Jokowi: Pertemuan Prabowo-SBY Positif  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.