Hendropriyono: Otak Kampanye Hitam Sudah Diketahui  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Satpol PP Kecamatan Tambora membersihkan poster dan selebaran calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang akan bertarung pada Pilkada DKI Jakarta 2012, Jakarta, Jumat (4/5). Selain membersihkan poster dan selebaran calon gubernur Petugas juga membersihkan selebaran yang bisa dikategorikan kampanye hitam bagi salah satu calon gubernur DKI Jakarta yang berasal dari luar Jakarta. Tempo/Tony Hartawan

    Petugas Satpol PP Kecamatan Tambora membersihkan poster dan selebaran calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang akan bertarung pada Pilkada DKI Jakarta 2012, Jakarta, Jumat (4/5). Selain membersihkan poster dan selebaran calon gubernur Petugas juga membersihkan selebaran yang bisa dikategorikan kampanye hitam bagi salah satu calon gubernur DKI Jakarta yang berasal dari luar Jakarta. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota dewan pengarah tim pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla, A.M. Hendropriyono, mengatakan kubunya berniat menempuh jalur hukum atas serangan kampanye gelap yang dialami pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 itu.

    "Kalau terus-menerus ada kampanye hitam yang isinya fitnah kepada Jokowi-Kalla, kami akan membawa ini ke ranah hukum," ujar Hendro di kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, Jakarta, Sabtu, 5 Juli 2014.

    Menurut purnawirawan bintang empat ini, kubunya sudah mengetahui dalang penyebar kampanye gelap terhadap Jokowi. "Kami juga sudah tahu alamatnya," tutur Hendro. "Karena itu, kami harapkan supaya marilah kita berkompetisi secara gentle, kesatria, dan fair. Jangan curang." (Baca: Dituding PKI, Jokowi: Ini Penghinaan Besar)

    Hendro mengatakan kubunya telah mengusut asal-muasal kampanye gelap terhadap Jokowi. Menurut dia, lokasi asal tersebarnya kampanye gelap ini berada di sebuah tempat di Jalan R.M. Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan. "Di situ ada kantor DPP Gerindra, tapi bukan di situ letaknya. Di belakang kantor itu, ke sebelah selatan, jarak 100 meter dari sana. Di situlah otak dari kampanye hitam terhadap Jokowi dilancarkan terus-menerus sampai hari ini."

    Menurut bekas Kepala Badan Intelijen Negara ini, kubunya sudah mengetahui nama-nama tokoh yang berperan melancarkan kampanye gelap tersebut. (Baca: Buya Syafii Tepis Isu Jokowi Kafir)

    "Nama-nama orang itu ada sekitar sembilan orang dan yang lain membantu," ujarnya. "Kami menyerukan supaya mereka menghentikan kampanye hitam yang isinya fitnah seperti itu, karena itu bersifat kontraproduktif untuk mereka sendiri."

    Selain menyebar kampanye gelap, Hendro menuturkan para dalang itu juga melakukan berbagai upaya yang bertujuan agar seolah-olah ada play victim atau korban dari permainan yang direkayasa sehingga kemudian menarik simpati para pemilih. "Semua siasat itu dilakukan oleh kesembilan orang di tempat yang tadi saya sampaikan." (Baca: JK: Apa pun Tuduhannya, jika Tak Benar, Kami Lawan)

    PRIHANDOKO

    Berita lainnya:
    Lawan Belanda, Kosta Rika Menjaga Mimpi Indah
    Bea Cukai Ingin Punya Peralatan Seperti James Bond
    Korban Tewas Kena Granat di Aceh Timur Dimakamkan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.