Kampanye, Wakil Bupati Malang Diperiksa Panwaslu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres nomor urut satu Prabowo Subianto didampingi cawapres Hatta Rajasa, di depan ribuan simpatisan ketika kampanye akbar di Gelora Utama Bung Karno Senayan, Jakarta, 22 Juni 2014. Prabowo mengajak simpatisan yang hadir untuk memenangkan pasangan Prabowo-Hatta pada Pilpres mendatang. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Capres nomor urut satu Prabowo Subianto didampingi cawapres Hatta Rajasa, di depan ribuan simpatisan ketika kampanye akbar di Gelora Utama Bung Karno Senayan, Jakarta, 22 Juni 2014. Prabowo mengajak simpatisan yang hadir untuk memenangkan pasangan Prabowo-Hatta pada Pilpres mendatang. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Malang - Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Malang memeriksa Wakil Bupati Malang Ahmad Subhan dalam kaitan dengan izin cuti saat terlibat dalam kampanye untuk pasangan Prabowo-Hatta di Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, pada Jumat, 27 Juni lalu.

    “Pak Subhan ini kan ketua tim pemenangan Prabowo-Hatta. Yang bersangkutan kami tanya seputar surat izin cuti saat kampanye berlangsung karena dia juga menjabat Wakil Bupati Malang,” kata Ketua Divisi Penanganan dan Penindakan Pelanggaran Pemilu Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Malang, George da Silva, kepada Tempo, Kamis, 3 Juli 2014.

    Menurut bekas wartawan itu, Ahmad Subhan sudah mendapat izin cuti dari Gubernur Jawa Timur Soekarwo sebelum pelaksanaan kampanye. Namun Panwaslu tetap memeriksanya karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya. “Malam ini kajian soal itu akan kami serahkan ke KPU,” ujar George.

    Meski posisinya aman, Ahmad Subhan membantah kabar bahwa dia diperiksa Panwaslu. “Saya ke sini hanya untuk bersilaturahmi, tidak ada hubungannya dengan pilpres,” kata Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Malang ini.

    Dicecar pertanyaan yang sama, Subhan bergeming menyangkal diperiksa Panwaslu. “Kami hanya bersilaturahmi karena tahapan pelaksanaan pilpres berjalan lancar, sedangkan masa kampanye semakin mepet,” kata bekas politikus Partai Demokrat itu.

    Ia menyampaikan optimismenya bahwa pasangan Prabowo-Hatta bisa memenangi pemilihan presiden 9 Juli mendatang dengan perolehan suara 60 persen di Kabupaten Malang, ditambah 10 persen suara di Kota Malang dan Kota Batu.

    Optimisme Subhan mengacu pada perolehan kursi oleh Partai Gerindra, ditambah dengan jumlah kursi parlemen yang diraih partai-partai pengusung Prabowo-Hatta.

    ABDI PURMONO

    Berita Terpopuler 

    Buya Syafii Ngeri Lihat Kampanye Hitam ke Jokowi  
    Ahok Ditolak Masuk ke Masjid di Jakarta  
    Menteri Hidayat Usul Pajak Tas Hermes Dihapus
    Barcelona Siapkan Rp 1,4 Triliun untuk Rekrut Suarez


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.