Selasa, 21 Agustus 2018

Pemilih Tambahan di Jawa Barat Capai 51 Ribu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang siswa SMA memperlihatkan kertas suara dalam Sosialisasi Pemilu di Aula SMAN 1 Malang, Jawa Timur, Senin (2/3). Kegiatan sosialisasi tersebut ditujukan pada pemilih pemula. Foto: ANTARA/Ari Bowo Sucipto

    Seorang siswa SMA memperlihatkan kertas suara dalam Sosialisasi Pemilu di Aula SMAN 1 Malang, Jawa Timur, Senin (2/3). Kegiatan sosialisasi tersebut ditujukan pada pemilih pemula. Foto: ANTARA/Ari Bowo Sucipto

    TEMPO.CO, Bandung - Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat menetapkan pemilih tambahan yang belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) berjumlah 51.621 orang. "Yang belum terdaftar itu dimasukkan dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK)," kata Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat, Selasa, 2 Juli 2014.

    Menurut Yayat, tambahan itu berasal dari warga yang berusia 17 tahun saat hari pencoblosan nanti, pensiunan TNI/Polri, serta warga yang belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap. Daftar Pemilih Tetap Jawa Barat untuk Pemilu Presiden sendiri berjumlah lebih dari 33 juta orang.

    DPK dalam Pemilu Presiden jumlahnya lebih sedikit dibandingkan saat Pemilu Legislatif lau. "Justru lebih bagus, tingkat akurasi DPT lebih baik." kata dia.

    Pemilih tambahan itu tersebar di 327 kecamatan, tersebar di 1.271 desa di seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat. Pemilih tambahan itu tersebar di 6.698 Tempat Pemungutan Suara, sementara di seluruh Jawa Barat terdapat lebih dari 75 ribu TPS. (Baca:KPU Jabar Masih Buka Pendaftaran Pemilih Khusus)

    Komisioner Divisi Program Dan Data KPU Kota Bandung Apipudin mengatakan, di Kota Bandung penambahan pemilih yang tercantum dalam DPK berjumlah 4.896 orang. "Dominannya mahasiswa," ujar  dia.

    Catatan KPU Jawa Barat, DPK terbanyak terdapat di Kabupaten Bekasi 8.710 orang, disusul Kota Bekasi 6.152 orang, Kabupaten Bandung 5.549 orang, Kota Bandung 4.896 orang, dan Karawang 3.677 orang. (Baca:Pemilih Pilpres di Jawa Tengah Bertambah 259 Ribu)

    AHMAD FIKRI

    Terpopuler:
    Buya Syafii Ngeri Lihat Kampanye Hitam ke Jokowi 
    Ahok Ditolak Masuk ke Masjid di Jakarta 
    Menteri Hidayat Usul Pajak Tas Hermes Dihapus
    Barcelona Siapkan Rp 1,4 Triliun untuk Rekrut Suarez
    Jokowi-JK Banjir Dukungan Lewat Lagu  

     


     

     

    Lihat Juga