Bertemu Pengusaha, Hashim Jelaskan Visi Prabowo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo memberikan sambutan saat Deklarasi Dukungan untuk Prabowo di Jakarta, Sabtu (10/5). ANTARA/Heri Setiadi

    Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo memberikan sambutan saat Deklarasi Dukungan untuk Prabowo di Jakarta, Sabtu (10/5). ANTARA/Heri Setiadi

    TEMPO.CO, Surabaya - Adik kandung Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, menghadiri acara pertemuan yang diadakan oleh Persatuan Tionghoa Raya (Petir) di Hotel Shangri-La Surabaya, Rabu, 2 Juli 2014. Pertemuan yang dihadiri oleh sekitar 300 pengusaha Tionghoa itu digelar secara tertutup.

    Hashim mengatakan dalam pertemuan tersebut dia lebih banyak menjelaskan dan mengklarifikasi terkait dengan isu-isu yang menyerang Prabowo. "Karena kami merasakan ada banyak fitnah, banyak hujatan yang seolah-olah Pak Prabowo anti-Tionghoa, anti-Kristen, anti-Katolik, dan anti segala macem," katanya kepada Tempo, Rabu, 2 Juli 2014. (Baca: Kampanye di Manado, Prabowo: Saya Tak Anti Kristen)

    Hashim juga menjelaskan, bila terpilih menjadi Presiden, Prabowo tetap membela rakyat Indonesia tanpa memperdulikan suku, ras, maupun agama. "Apakah dia keturunan Tionghoa, orang Arab, orang India, kulit putih pun akan dibela oleh Prabowo. Kami jelaskan tadi selama satu setengah jam bagaimana Prabowo seperti itu," katanya. 

    Hashim juga menjawab dan menjelaskan beberapa program ekonomi ke depannya bila Prabowo terpilih menjadi presiden. Sekretaris Petir Jawa Timur, Teno Vianto, menambahkan, Hashim menjelaskan soal isu-isu negatif yang mendiskreditkan umat minoritas. "Ya, juga di-clear-kan sekitar kasus-kasus kampanye hitam yang diterima oleh minoritas," kata dia.

    Prospek perekonomian ke depan, kata dia, termasuk yang diulas oleh Hashim. Salah satunya adalah komitmen Prabowo yang tetap akan berpegang teguh pada ekonomi kerakyatan. "Kalau rakyatnya bangkit, semuanya menjadi makmur kan," katanya. (Baca: Prabowo-Hatta Akan Naikkan Pertumbuhan Ekonomi)

    Ketika ditanya apakah Hashim dalam pertemuan mengajak untuk mendukung Prabowo, Teno enggan menjelaskannya secara mendetail. "Ya tentunya setelah dijawab mereka sendiri yang akan menjawab soal dukung mendukung Prabowo. Saya dari awal ya sudah mendukung Prabowo," ujarnya.

    EDWIN FAJERIAL

    Berita Terpopuler
    Newmont Resmi Gugat Pemerintah ke Arbitrase
    T
    rik SBY Agar Tak Kena Tilang Polisi
    Diminta Pilih Nomor Satu, Maher Zain Pilih Senyuman
    Pacu Iklan, Twitter Akuisisi TapCommerce
    Di Film Baru, Cameron Diaz Beradegan Telanjang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.