Waktu Mepet, Jokowi Batal Blusukan ke Jember  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden, Joko Widodo, memasuki area GOR C-Tra Arena, Bandung, Jawa Barats (29/5). Jokowi dan Jusuf Kalla menghadiri deklarasi pemenangan mereka yang diusung sejumlah tokoh Jawa Barat, kader partai, dan para simpatisan pendukung. TEMPO/Prima Mulia

    Calon presiden, Joko Widodo, memasuki area GOR C-Tra Arena, Bandung, Jawa Barats (29/5). Jokowi dan Jusuf Kalla menghadiri deklarasi pemenangan mereka yang diusung sejumlah tokoh Jawa Barat, kader partai, dan para simpatisan pendukung. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jember - Calon presiden Joko Widodo batal berkampanye di Pasar Tanjung, Kabupaten Jember, Jumat, 27 Juni 2014. Padahal ratusan warga dan pendukungnya telah menunggu berjam-jam di sekitar pasar induk di Jember itu.

    Dari pantauan Tempo, warga mulai berduyun-duyun datang ke pasar seusai salat Jumat. Namun kabar ketidakhadiran Jokowi baru disampaikan secara resmi oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Jember, Kusen Andalas, sekitar pukul 15.30 WIB. (Baca: Jokowi Berziarah ke Makam Bung Karno)

    "Atas nama Bapak Jokowi, saya menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya. Beliau ingin bertemu dengan bapak dan ibu semua, tapi karena waktu yang tidak mencukupi, beliau langsung ke Malang," katanya lewat pengeras suara. Kusen berjanji, Jokowi akan menyapa warga Jember sebelum hari tenang pemilu presiden.

    Suja'i, seorang pedagang di pasar itu, mengaku kecewa karena tidak jadi bertemu dengan Jokowi. "Kami bisa maklum, dan tetap akan milih Jokowi," ujarnya. (Baca: Mobil Rombongan Jokowi Tabrakan Beruntun)

    Semula Jokowi memang diagendakan mengunjungi Jember. Bahkan, dari Banyuwangi, Jokowi sudah bertolak ke daerah tersebut. Namun sesampai di Glenmore, Jokowi memutuskan balik lagi ke Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, untuk meneruskan perjalanan ke Malang karena sudah terlalu sore. Namun kunjungan ke Malang ini pun batal.

    MAHBUB DJUNAIDY

    Terpopuler:
    Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan Besok 
    Enam Pengusaha RI Masuk Daftar 48 Dermawan Asia 
    Temui Ahok, Adik Prabowo: Oke Pak Gubernur 
    Trans TV Patuhi Sanksi Penghentian Tayangan YKS 
    Roy Suryo Buka-bukaan Soal Ahok  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.