Mobil Rombongan Jokowi Tabrakan Beruntun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. belovedcars.com

    Ilustrasi. belovedcars.com

    TEMPO.CO, Banyuwangi - Mobil rombongan kampanye calon presiden Joko Widodo mengalami tabrakan beruntun di Jalan Raya Jember, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur. Akibatnya, dua mobil tim sukses mengalami kerusakan parah di bagian body depan.

    Ketua tim pemenangan Jokowi-JK Banyuwangi, Yusuf Widiatmoko, mengatakan insiden itu terjadi pada Jumat sore, 27 Juni 2014, sekitar pukul 15.30 WIB. Jokowi dan rombongannya sebenarnya hendak melanjutkan safarinya ke Kabupaten Jember seusai berkampanye di Banyuwangi. Saat itu rombongan sudah sampai di Kecamatan Kalibaru, yang menjadi perbatasan Banyuwangi-Jember.

    Setelah sampai di Kalibaru, Jokowi meminta supaya acara di Jember dibatalkan karena sudah terlalu sore. Akhirnya rombongan berbalik arah ke Banyuwangi hendak menuju ke Bandara Blimbingsari untuk terbang ke Malang, Jatim. Namun sesampai di Kecamatan Glenmore, tiga mobil di belakang mobil Jokowi mengalami tabrakan beruntun. "Tabrakan karena menghindari ada proyek perbaikan jalan," kata Yusuf yang juga Wakil Bupati Banyuwangi saat dihubungi Tempo.

    Menurut Yusuf, dari tiga mobil yang tabrakan, dua di antaranya mengalami kerusakan parah di bagian radiator. Ketiga mobil ini adalah Toyota Innova yang disewa dari salah satu rentcar di Surabaya. Karena tak bisa dipakai, dua mobil yang rusak parah terpaksa ditinggal di Glenmore. (Baca: Jokowi Tolak Pidato di Dalam Masjid)

    Jokowi dan rombongannya tetap menuju ke Bandara Blimbingsari. Rencananya mereka akan berkampanye di Pasar Kepanjen, Malang, Jatim.

    Jokowi mendarat di Bandara Blimbingsari Banyuwangi pada pukul 10.20 WIB. Dia blusukan ke pedagang Pasar Rogojampi dan Pasar Genteng. Dia juga menyempatkan diri salat Jumat berjemaah di Masjid Baiturahim, Rogojampi. (Baca juga: Histeris, Pedagang Pasar Siram Bunga ke Jokowi)

    IKA NINGTYAS

    Terpopuler:
    Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan Besok
    Enam Pengusaha RI Masuk Daftar 48 Dermawan Asia
    Buntut Kasus YKS, Tayangan Hipnoterapi Dilarang
    Bens Leo: Lecehkan Benyamin, Lecehkan Ikon Betawi
    Temui Ahok, Adik Prabowo: Oke Pak Gubernur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.