Jelang Debat, Jokowi-JK Dilatih Tim Debat dan Tim Ahli

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Presiden-Calon Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Waketum Rusdi Kirana dan Ketua Dewan Syura PKB KH Azis Mansyur, dalam Silaturahmi Nasional Alim Ulama PKB untuk Pemenangan Jokowi-JK, di Jakarta, Selasa (3/6). TEMPO/Imam Sukamto

    Calon Presiden-Calon Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Waketum Rusdi Kirana dan Ketua Dewan Syura PKB KH Azis Mansyur, dalam Silaturahmi Nasional Alim Ulama PKB untuk Pemenangan Jokowi-JK, di Jakarta, Selasa (3/6). TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Jusuf Kalla, Andi Widjajanto, mengatakan Jokowi dan Kalla sudah lama melakukan persiapan debat visi-misi. Menurut dia, persiapan sudah dilakukan sejak visi dan misi dikeluarkan. Persiapan, kata Andi, juga melibatkan tim debat dan tim ahli.

    "Persiapannya bukan hanya Minggu dan Senin, tapi sudah berjalan beberapa pekan, khususnya sejak visi dan misi dibentuk. Selalu ada diskusi rutin dengan tim ahli," katanya di Jalan Cemara, Sabtu, 6 Juni 2014.

    Andi mengatakan persiapan debat sudah dilakukan jauh-jauh hari, khususnya setiap kali Jokowi dan Kalla berkampanye ke luar daerah. Menurut dia, dalam tiap kunjungan ke luar kota, Jokowi dan Kalla selalu didampingi oleh tim ahli sehingga diskusi mengenai visi-misi bisa dilakukan kapan pun. "Setiap Jokowi dan Kalla bergerak, tim ahli selalu ada di samping mereka, sehingga kalau ada waktu kosong mereka bisa berbincang-bincang," katanya. (Baca:Jadwal Lengkap Debat Capres Cawapres)

    Waktu paling efektif untuk mendiskusikan visi dan misi adalah pada saat di pesawat atau di mobil ketika menuju lokasi kampanye. "Saat bergerak dari satu titik ke titik lain atau ketika sarapan, ada pendampingan dari tim ahlinya," katanya. Andi mengatakan Ahad ini dan Senin besok juga dipilih menjadi "hari penajaman" persiapan debat.

    Maruarar Sirait, kata Andi, dipilih sebagai koordinator tim debat. Dalam persiapan debat, tim debat akan berkoordinasi dengan koordinator tim ahli, yaitu Muhammad Prakosa. Tim ahli untuk persiapan debat, kata dia, dibagi berdasarkan keahlian masing-masing. (Baca:Debat Capres Cawapres Mulai 9 Juni)

    Untuk masalah hukum, demokrasi, reformasi birokrasi, atau hak asasi manusia, tim ahli yang bertanggung jawab adalah Sukardi Rinakit, Alexander Lay, O.C. Kaligis, dan Trimedya Pandjaitan. Untuk masalah luar negeri, yang bertanggung jawab adalah Rizal Sukma. Untuk masalah politik, Sukardi Rinakit juga menjadi tim ahli bagi Jokowi dan Kalla. Untuk masalah pertahanan, yang menjadi anggota tim ahli adalah Luhut Binsar Panjaitan, Andi Widjajanto, dan Edy Prasetyono.

    Dalam susunan tim kampanye nasional, selain Maruarar Sirait, yang tergabung dalam tim debat adalah Poempida Hidayatulloh, Samuel Watimena, Willy Aditya, dan Helmi Faishal Zaini. (Baca:Debat Capres Jokowi Tak Akan Bergaya Orator)

    ANANDA TERESIA

    Terpopuler:
    Al Quran Dibacakan untuk Pertama Kali di Vatikan 

    Ulama Berpesan Prabowo Jangan Seperti Orde Baru 

    Malaysia Larang Peredaran Sampul Album Jimi Hendrix
    AS: Belanja Militer Cina Lebih dari US$ 145 Miliar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gaji Gubernur dan Perbandingan Luas Jawa Tengah dengan Malaysia

    Dalam Debat Pilpres 2019 pertama pada 17 Januari 2019, Prabowo Subianto menyinggung besaran gaji gubernur dengan mengambil contoh Jawa Tengah.