Jumat, 14 Desember 2018

Hashim: Prabowo Bersahabat dengan Amerika  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPP Gerindra Hashim Djojohadikusumo. TEMPO/Dasril Roszandi

    Wakil Ketua DPP Gerindra Hashim Djojohadikusumo. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya Hashim Djojohadikusumo mengatakan Prabowo Subianto pro-Amerika Serikat. "Pak Prabowo sangat bersahabat dengan Amerika. Dari dulu sampai sekarang,” ujarnya seusai sarasehan bertajuk Kedaulatan Energi Syarat Mutlak Ketahanan Bangsa yang diselenggarakan Gerindra di Hotel Sahid, Jakarta, Senin, 2 Juni 2014.

    Hashim mengatakan, tak berbeda dengan dia, Prabowo selama ini tak bermasalah dengan Amerika Serikat. “Tidak ada masalah. Kami bersahabat dengan semua negara. Kami pro-Rusia, pro-Cina," tuturnya.

    Pernyataan Hashim ini menanggapi pemberitaan The New York Times pada Maret 2014 bahwa Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menolak memberikan visa kepada bekas jenderal bintang tiga itu saat ingin menghadiri acara wisuda putranya di sebuah universitas di Boston. Namun tidak ada alasan jelas ihwal penolakan ini. (Baca: Jika Terpilih, Prabowo Boleh Masuk Amerika Serikat)

    Prabowo, dalam sebuah pertemuan dengan Reuters pada 2012, mengatakan dia masih tidak dikehendaki AS memasuki negeri itu karena dianggap terlibat dalam berbagai kerusuhan yang menewaskan ratusan orang setelah Soeharto jatuh. Tapi tuduhan itu dibantahnya.

    Hashim mengelak ketika ditanya soal kerja sama apa saja yang sudah dibangun Prabowo dengan Amerika Serikat. "Tidak ada (kerja sama), Prabowo ditolak visanya. Gimana?" kata Hashim.

    Sebelumnya, pidato Hashim yang direkam dalam format video dan diunggah ke YouTube telah ramai ditonton dan diperbincangkan publik. Video yang berjudul "Hashim Djojohadikusumo Memaparkan Visi Partai Gerindra di USINDO Open Forum Luncheon" itu diunggah seorang pengguna YouTube bernama Dwiko Sulistyo pada Ahad, 1 Juni 2014. (Baca: Video Hashim Serang PKS Gaet 3.000 Lebih Penonton)

    Dalam video tersebut, Hashim menjelaskan bahwa Prabowo yang lulus dari sekolah di Negeri Abang Sam mengambil sikap pro-Amerika. Ia pun mengaku pro-Amerika dan menjadi investor di California. "Atas nama bisnis, Amerika Serikat akan menjadi mitra istimewa dalam pemerintahan Gerindra," kata Hashim dalam video tersebut.

    PAMELA SARNIA

    Berita terpopuler:
    Diduga Mencurigakan, Ini Isi 14 Rekening Anggito 
    Ahok Marah-marah Saat Ditanya Kasus PAM Jaya 
    Usung Avanza Luxury, Toyota Mau Garap Semua Segmen
    SBY: 2004, TNI-Polri Tak Netral


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sayap OPM Kelompok Egianus Kogoya Meneror Pekerjaan Trans Papua

    Salah satu sayap OPM yang dipimpin oleh Egianus Kogoya menyerang proyek Trans Papua yang menjadi program unggulan Jokowi.