Jokowi: Cawapres Tinggal Dua Nama  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla bersama Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD memberikan hewan kurban di pelataran parkir masjid Al Markaz Al Islami Makassar, Rabu (17/11). TEMPO/Kink Kusuma Rein

    Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla bersama Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD memberikan hewan kurban di pelataran parkir masjid Al Markaz Al Islami Makassar, Rabu (17/11). TEMPO/Kink Kusuma Rein

    TEMPO.CO, Jakarta - Walau sering bertemu, bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Joko Widodo, mengatakan tidak pernah membicarakan soal posisi calon wakil presiden dengan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud Md. 

    "Sudah sering ketemu," kata Gubernur DKI Jakarta itu di rumah dinasnya di Taman Suropati, Jakarta, Rabu, 30 April 2014.

    Menurut Jokowi, mereka lebih banyak membicarakan masalah kenegaraan. "Saya tidak mau dibawa ke suasana itu (membicarakan soal jabatan)," katanya.

    Jokowi menilai wajar jika hari ini Mahfud melakukan kunjungan ke kantor Partai NasDem yang merupakan mitra koalisi PDI Perjuangan. "Ya, ketemu-ketemu saja, tidak masalah," katanya.

    Mengenai calon pendampingnya, Jokowi mengatakan, kandidat mengerucut ke dua nama. Ia menolak menyebutkan nama kedua kandidat itu. “Masih dua kandidat. Tidak ada tiga kandidat," katanya. (Baca: Di Bali, Jokowi Bilang Lebih Sreg dengan JK?)

    Mahfud Md. santer diberitakan sebagai salah satu kandidat calon pasangan Jokowi. Selain Mahfud, nama lain yang sering disebut adalah Jusuf Kalla dan Ryamizard Ryacudu. (Baca: Cerita Abraham Samad Masuk Daftar Cawapres Jokowi)

    ANANDA TERESIA

    Baca juga:
    Jagal Tangerang Baru Seminggu Putus Cinta  
    Jagal Tangerang Sakit Hati, Sekeluarga Dihabisi
    Adik Mantan Pacar Hentikan Amuk Jagal Tangerang  
    Olga Syahputra Sakit, Ini Pengakuan Dokternya
    Kode Tersangka JIS: Ada Anak, Mau Dikerjain Enggak?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.