Partai Demokrat Deklarasikan Koalisi pada 19 Mei  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kader dari berbagai DPC dan DPD Partai Demokrat seluruh Indonesia melakukan pendaftaran setibanya di arena Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Bali, Jumat (29/3). ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Sejumlah kader dari berbagai DPC dan DPD Partai Demokrat seluruh Indonesia melakukan pendaftaran setibanya di arena Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Bali, Jumat (29/3). ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Komite Konvensi Partai Demokrat Suaidi Marasabessy menyatakan partainya akan mendeklarasikan koalisi pada 19 Mei 2014 atau sehari sebelum ditutupnya pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden di Komisi Pemilihan Umum. "Kami akan manfaatkan peluang ini untuk tentukan sikap politik," kata Suaidi saat dihubungi Tempo pada Selasa, 22 April 2014.

    Menurut Suaidi, sikap politik yang akan dideklarasikan adalah mengenai mitra koalisi, pembentukan poros koalisi sendiri, serta pengajuan calon presiden dan wakil presiden. Saat ini Partai Demokrat masih terus mengkaji arah koalisi. Pada 27 April nanti, Partai Demokrat akan menggelar debat konvensi di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

    Melihat situasi politik pada saat ini, Suaidi yakin masih memungkinkan bagi Partai Demokrat untuk mengajukan calon presiden. Pertimbangan itu membuat pihaknya akhirnya melanjutkan konvensi. "Situasi koalisinya kan masih dinamis. Jadi, kami harus bisa memanfaatkannya," kata Suaedi.

    Sementara itu, poros koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menyatakan hanya ingin melakukan koalisi ramping dalam pemilihan presiden mendatang. Adapun Partai Golkar dan Gerindra, keduanya meraup suara lebih dari 10 persen, belum menentukan partai mana yang akan diajak berkoalisi.

    APRILIANI GITA FITRIA

    Berita lain:
    PNS Pemilik Rp 1,3 T Diduga Setor ke Perwira TNI
    Harta Hadi Poernomo, dari Bekasi hingga California
    Tersandung Skandal Pajak, Ini Reaksi Bos BCA
    Lonjakan Kekayaan Hadi Poernomo
    Bertambah, Korban Pelecehan Seksual di JIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.