Jokowi Capres, Ada Tim Cemara dan Lenteng Agung  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama putra putrinya Puan Maharani dan Capres PDIP Joko Widodo bersama istri Iriana Joko Widodo, saat memberikan hak pilih dalam pemilihan legislatif di TPS 35, di Kebagusan, Jakarta Selatan (9/4). TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama putra putrinya Puan Maharani dan Capres PDIP Joko Widodo bersama istri Iriana Joko Widodo, saat memberikan hak pilih dalam pemilihan legislatif di TPS 35, di Kebagusan, Jakarta Selatan (9/4). TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Joko Widodo mengatakan memiliki tim kecil yang dia kendalikan sendiri. Salah satu tugas tim ini pada pemilu legislatif lalu, misalnya, menyesuaikan jadwal Jokowi dengan kampanye partai.

    Mengutip laporan majalah Tempo edisi Senin, 14 April 2014, tim kecil Jokowi ini berada di luar struktur partai. Anggotanya antara lain pengamat militer Andi Widjajanto dan aktivis antikorupsi Teten Masduki. Tim Jokowi ini berkantor di Jalan Cemara 19, Jakarta Pusat.

    Usai pemilu legislatif, tim Jokowi itu turut membantu menjajaki koalisi menjelang pemilu presiden. "Tim kecil ini bergerak," kata Jokowi ketika berkunjung ke Waduk Pluit, Jakarta Utara, Ahad, 13 April 2014. (Baca: Lima Penyebab Efek Jokowi Tidak Besar ke PDIP)

    Di lain pihak, PDIP juga memiliki tim pemenangan pemilu yang yang bermarkas di Lenteng Agung, kantor DPP PDIP. Namanya Badan Pemenangan Pemilu, diketuai Puan Maharani, putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

    Selintas, mungkin mudah mengkoordinasikan dua tim ini karena saat ini tujuan keduanya adalah menjadikan Jokowi sebagai Presiden RI periode 2014-2019. Namun kenyataannya koordinasi antara Tim Cemara dan Lenteng Agung sering tak mulus. Contohnya, soal minimnya iklan kampanye Jokowi setelah resmi menjadi calon presiden dari partai moncong putih itu. (Baca: PDIP Akui Serangan Udara Bareng Jokowi Kurang)

    Jokowi berharap bila kendali di bawah satu atap, persoalan seperti itu tak terulang lagi. Oleh karena itu, Jokowi meminta izin agar tim pemenangan presiden langsung di bawah kendalinya.

    TIM TEMPO


    Topik terhangat:
    Pemilu 2014 | Jokowi | Pesawat Kepresidenan | MH370 | Prabowo

    Berita terpopuler:
    Bayi Meninggal di Pesawat Lion Air
    Intelijen Rusia: MH370 Dibajak Teroris Afganistan
    20 Caleg Inkumben Dilaporkan Ke KPK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.