Komedian Oni Kalahkan Aceng Fikri di TPS Cikeas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Garut Aceng H.M Fikri memasuki ruang rapat di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, (25/2). Gubernur Ahmad Heryawan menyerahkan surat keputusan Presiden RI tentang pengesahan pemberhentian Aceng H.M. Fikri sebagai Bupati Garut 2009-2014. TEMPO/Prima Mulia

    Bupati Garut Aceng H.M Fikri memasuki ruang rapat di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, (25/2). Gubernur Ahmad Heryawan menyerahkan surat keputusan Presiden RI tentang pengesahan pemberhentian Aceng H.M. Fikri sebagai Bupati Garut 2009-2014. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah Jawa Barat Oni Suwarman mengalahkan perolehan suara Aceng Fikri, bekas Bupati Garut, di Tempat Pemungutan Suara 06 Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

    Komedian tersebut memimpin dengan perolehan 30 suara, sedangkan Aceng hanya memperoleh 13 suara. "Tak sah 106 suara," kata petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara, Rabu, 9 April 2014.

    Total pemilih yang menggunakan hak suara di TPS yang dipakai mencoblos oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini berjumlah 317 suara. Pemilih tetap berjumlah 297 suara yang terdiri atas 154 pria dan 143 wanita, sedangkan 20 suara adalah tambahan. (Baca: Aceng Fikri Laporkan Dana Kampanye Rp 10 Juta)

    Pemilihan Umum DPD untuk Jawa Barat diikuti 36 calon. Selain Aceng dan Oni, caleg yang memperoleh suara tinggi di TPS ini adalah Asep Syaripudin sebanyak 19 suara, Djumono 14 suara, Eni Sumarni 16 suara, dan Syifa Hananta 13 suara.

    Seluruh calon anggota DPD RI yang bertarung di Jawa Barat itu melaporkan dana kampanyenya dengan jumlah yang bervariasi. Sejumlah calon melaporkan dana kampanye per tanggal 27 Desember 2013 kurang dari Rp 1 juta. Di antaranya komedian Oni Suwarman melaporkan dana kampanyenya hanya Rp 100 ribu, lalu calon lainnya Deni Saepul Hayat, Elang Raja Luqman Zukaedin, Eman Suryaman, serta Euis Atikah melaporkan dana kampanyenya baru terkumpul Rp 500 ribu. Kemudian Nazar Haris Rp 580 ribu, Husni F Mubarok Rp 995 ribu, dan Yos Faisal Husni Rp 1 juta.

    Calon anggota DPD yang bertarung di Jawa Barat juga diikuti oleh elite partai, pejabat, dan mantan pejabat. Mantan Bupati Garut Aceng Holik Munawar Fikri, misalnya, melaporkan dana kampanye Rp 10 juta, anggota DPRD Jawa Barat Hasan Zainal Abidin Rp 104,6 juta, mantan Wakil Gubernur Jawa Barat yang kini menjadi anggota DPR Nu'man Abdul Hakim melaporkan Rp 34,947 juta, anggota DPD Ella M Girikkomala Rp 104,3 juta, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Rudi Harsa Tanaya Rp 7,6 juta, mantan Menristek Suharna Surapranata Rp 97 juta, anggota DPR Syarif Bastaman Rp 2 juta, serta Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Uu Rukmana Rp 24,9 juta.

    FRANSISCO ROSARIANS

    Berita Terpopuler

    Dahlan Sebut Konvensi Demokrat Sudah Tak Relevan
    Golput Pemenang Pemilu 2014, Bukan PDIP
    Jokowi Seleksi Tiga Nama Cawapres
    Suara Gerindra Melambung, Sekjen: Ini Efek Prabowo


     



    Berita Terpopuler:
    Ical: Tak Ada Ganti Rugi di Lapindo
    Sepekan lagi, SBY Nikmati Pesawat Baru
    Agnes Monica Pilih Deddy Corbuzier daripada Daniel
    Galaxy Ace Style di Indonesia Belum Pasti
    Soal Debt Collector, BNI: Nasabah Tak Bayar Utang


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.