Kampanye Gerindra, Suryadharma Pakai Atribut PPP

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto saat berikan sambutan dalam kampanye akbar Partai Gerindra yang dihadiri sejumlah petinggi PPP di Gelora Bung Karno, Jakarta (23/03). TEMPO/Dasril Roszandi

    Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto saat berikan sambutan dalam kampanye akbar Partai Gerindra yang dihadiri sejumlah petinggi PPP di Gelora Bung Karno, Jakarta (23/03). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma Ali mendatangi kampanye akbar Partai Gerakan Indonesia Raya yang diadakan di Gelora Bung Karno, Ahad, 23 Maret 2014. Suryadharma datang mengenakan atribut PPP dan kopiah hitam. Menteri Agama ini datang bersama Ketua DPP PPP Djan Fariz.

    Dalam kampanye akbar Gerindra ini terlihat Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Namun Ahok (sapaan Basuki) datang tanpa mengenakan atribut partai yang dibina oleh Prabowo Subianto itu. (Baca: Ahok Hadiri Kampanye Prabowo di Senayan)

    Ahok datang pada pukul 10.15 WIB mengenakan setelan kemeja putih dan celana cokelat. Setibanya di dalam stadion, Ahok langsung dielu-elukan oleh para simpatisan. (Baca juga: Hadiri Kampanye, Prabowo Muncul Pakai Helikopter)

    Namun, hingga berita ini diturunkan, Ahok tak melakukan orasi politik dalam kampanye akbar tersebut. Ahok langsung duduk di jajaran petinggi partai yang terletak di panggung utama.

    Selain Ahok, terlihat Wakil Ketua Umum Gerindra Edi Prabowo dan Ketua Gerindra Jakarta Muhammad Taufik. Wakil Sekretaris Jenderal Aryo Djojohadikusumo juga terlihat duduk di barisan depan.

    AMRI MAHBUB

    Terpopuler:
    Sindir Capres Lain, Prabowo: Kau Pembohong!
    Video Ical-Duo Zalianty Diambil Sekitar 2010-2011
    Mega Beberkan Alasannya Pilih Jokowi
    4 Penyebab Puing Malaysia Airlines MH370 Belum Ditemukan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.