Kenapa Jokowi Capres Diumumkan PDIP Lewat Twitter?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejak Kamis 13 Maret 2014, sudah beredar kabar PDIP akan segera mengumumkan nama Jokowi sebagai capres. TEMPO/Fully Syafi

    Sejak Kamis 13 Maret 2014, sudah beredar kabar PDIP akan segera mengumumkan nama Jokowi sebagai capres. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Medan - Politikus senior yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Sumatera Utara, Panda Nababan, mengaku yakin Joko Widodo alias Jokowi akan ditetapkan partainya sebagai calon presiden sejak rapat kerja nasional (rakernas) di Ancol, Jakarta, September 2013

    "Saat di rakernas Ancol, PDIP Sumatera Utara sudah terang-terangan meminta kepada Ketua Umum Megawati supaya mengumumkan pencapresan Jokowi sebelum pemihan legislatif," kata Panda Nababan kepada Tempo, Jumat, 14 Maret 2014.

    Lalu kenapa pengumuman pencapresan Jokowi tidak seperti yang diharapkan banyak pihak yakni lewat rapat akbar dalam masa kampanye 16 Maret-5 April 2014 ? Panda Nababan menilai pengumuman lewat akun Twitter resmi PDI Perjuangan itu mewakili karakter Jokowi.

    Hari ini, akun Twitter resmi PDI Perjuangan, @PDI_Perjuangan, mengumumkan Jokowi sebagai calon presiden dari partai berlambang banteng ini.

    "Pengumuman pencapresan Jokowi memang sengaja dibikin sederhana saja lewat akun Twitter partai. Pengumuman pencapresan Jokowi tak perlu memakan biaya besar lewat rapat atau pertemuan besar. Kesederhanaan pengumuman pencapresan itu sekaligus mewakili jiwa Jokowi yang memang sederhana dan apa adanya," kata Panda.

    Dengan pengumuman pencalonan Jokowi itu, Panda Nababan yakin suara partai berlambang kepala banteng itu akan melonjak drastis. "Mudah-mudahan target 27 persen suara pada pemilihan legislatif akan tercapai. Kami pengurus PDI Perjuangan menyambut pencapresan Jokowi dan siap meraih delapan-sembilan kursi DPR dari tiga daerah pemilihan Sumut," ujar Panda. 

    SAHAT SIMATUPANG

    Topik terhangat:
    Ade Sara | Malaysia Airlines | Kasus Century | Jokowi | Anas Urbaningrum

    Berita terpopuler lainnya:
    Gadis 16 Tahun Dibunuh, Tragedi Ade Sara II? 
    8 Hal Membingungkan Soal Pesawat Malaysia Airlines
    CIA: Pilot Malaysia Airlines Mungkin Bunuh Diri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.