Di Hotel Sultan, Prabowo Disambut Soetrisno Bachir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prabowo Subianto. TEMPO/Iqbal lubis

    Prabowo Subianto. TEMPO/Iqbal lubis

    TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto menghadiri Rapat Kerja Nasional Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII), di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu malam, 1 Maret 2014. Menumpang mobil Lexus LX570 warna putih berpelat B 17 PSD, Prabowo tiba di lokasi acara pukul 19.30 WIB.

    Begitu tiba, pria yang mengenakan kemeja krem ini langsung disambut Ketua Umum Pengurus Pusat KB PII Soetrisno Bachir. Prabowo-Soetrisno saling berjabat tangan dan menyapa satu sama lain. Soetrisno Bachir pernah menjabat Ketua Umum Partai Amanat Nasional sebelum diganti oleh Hatta Rajasa.

    Keduanya terlihat akrab. Soetrisno, yang mengenakan batik coklat lengan panjang, kemudian mempersilakan Prabowo menunggu di ruang VVIP hingga acara dimulai pukul 20.00.

    Adapun Prabowo diagendakan menjadi pembicara dalam forum dialog calon presiden 2014-2019 yang menjadi bagian dalam rapat kerja nasional itu. Mantan Komandan Jenderal Kopassus ini akan berbicara di forum dengan mengangkat tema "Mengembangkan Ekonomi Kerakyatan untuk Kemandirian dan Kesejahteraan Bangsa".

    Sebelumnya, anggota Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya Martin Hutabarat mengatakan ketua dewan pembinanya, Prabowo Subianto, sudah memantapkan diri untuk maju bersama Hatta Rajasa, Ketua Umum Partai Amanat Nasional, dalam pemilihan presiden dan wakil presiden 2014. "Kami merasa komunikasi kami dengan PAN sudah cukup intens," ujar Martin di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa, 11 Februari 2014. Prabowo calon presiden, Hatta wakilnya.

    Martin tak khawatir penggabungan kedua partai ini tidak akan mampu mencapai ambang batas suara presiden 20 persen. Ia bahkan mengatakan tanpa PAN pun partainya bakal mencapai angka yang sudah ditargetkan tersebut. Martin yakin kedua tokoh ini bakal menjadi pemenang dalam pesta demokrasi nanti. "Kalau misalnya PAN hanya mampu mendapat 3 persen suara saja, itu sudah cukup," katanya

    PRIHANDOKO

    Terpopuler
    Pemilik Rekening Gendut Jadi Wakapolri
    Kisruh Risma-Wisnu, Mega dan Jokowi ke Surabaya  
    Diperiksa KPK, Anas Kembali Sebut SBY 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.