Hary Tanoe: Masa Jaya Jokowi Sudah Lewat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hary Tanoesoedibjo.  ANTARA/Muhammad Adimaja

    Hary Tanoesoedibjo. ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Banyuwangi - Calon Wakil Presiden dari Partai Hati Nurani Rakyat, Hary Tanoesoedibyo, menyindir Gubernur DKI Jakarta Joko WIdodo. Menurut Hary, popularitas Jokowi mulai merosot karena banjir di Jakarta.

    "Masa jayanya sudah lewat," kata Hary saat temu kader Partai Hanura di Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa malam, 11 Februari 2014.

    Hary mengklaim elektabilitas pasangan Wiranto-Harry Tanoe terus menanjak. Menurut Harry, meningkatnya elektabilitas tersebut disebabkan sejumlah faktor, seperti banyaknya aktivitas sosial dan menurunnya popularitas calon lain.

    Popularitas Hanura juga naik karena banyaknya kasus korupsi yang menimpa partai politik lain. (Baca juga: Demi Popularitas, Harry Tanoe Sering Tampil di TV)

    Hary meminta Badan Pemenangan Pemilu Hanura untuk melanjutkan berbagai aktivitas sosial dan mendesak para caleg untuk rajin turun ke masyarakat. Bila kedua pihak ini bekerja penuh selama dua bulan sebelum pemilu, Hary Tanoe optimistis elektabilitas Partai Hanura dan Win-HT bisa mencapai 20 persen.

    Sejak Selasa hingga Rabu ini, 12 Februari 2014, Hary Tanoe melakukan safari politiknya ke Banyuwangi. Selain bertemu kader, Hary juga mengunjungi Ponpes Al Anwari, bakti sosial dan bertemu ratusan pengusaha dan pengurus koperasi.

    IKA NINGTYAS

    Berita lain:
    Ini Lima Masalah MU yang Harus Diselesaikan Moyes
    Ahok Cuek dengan Aksi Demo Sopir Angkot
    Airin Diperiksa KPK Terkait Kasus Alkes Banten
    Ahok Girang Terima Bantuan dari Uni Eropa
    Pidato The Fed Bakal Goyang Rupiah

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.