Ancaman Badai, WNI di Hong Kong Nyoblos Duluan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pekerja mengecek dan melipat surat suara Pemilu, di salah satu percetakan pemenang tender pencetakan surat suara, di Jakarta, Minggu (9/2). TEMPO/Dasril Roszandi

    Sejumlah pekerja mengecek dan melipat surat suara Pemilu, di salah satu percetakan pemenang tender pencetakan surat suara, di Jakarta, Minggu (9/2). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO , Jakarta:Ketua Komisi Pemilihan Umum Husni Kamil Manik mengatakan para warga negara Indonesia di Hongkong akan melaksanakan pemilu legislatif pada 30 Maret mendatang. Musababnya, kata dia, bulan tersebut diprediksi akan ada badai taifun yang melewati negara itu.

    "Maka itu dimajukan untuk antisipasi keamanan," ujarnya di rapat koordinasi Pemilu 2014 yang diadakan di Jakarta Convention Centre, Selasa, 11 Februari 2014.

    Husni mengatakan, KPU memang memberikan rentang waktu dari akhir Maret hingga tanggal 9 April untuk pemungutan suara di luar negeri. Sebab, menghormati kebijakan negara lain. Sementara, ujarnya, negara-negara lainnya akan melakukan pemungutan suara pada 6 April.

    Meski pemungutan suara tak serempak, kata Husni, penghitungan suara tetap akan dilakukan pada 9 April. Hal ini untuk berjaga-jaga keluar hasil pada waktu yang berbeda di masing-masing negara.

    Husni mengatakan, surat suara untuk daerah pemilihan DKI Jakarta II khusus di luar negeri akan mulai didistribusikan besok, Rabu, 12 Februari 2014. Sebanyak 2 juta surat suara akan diserahkan ke Kementerian Luar Negeri dahulu besok pagi.

    "Baru setelah itu dikirim ke luar negeri," kata dia.

    AMRI MAHBUB


    Berita Lain
    Panwaslu Perbatasan Awasi Mobilisasi TKI

    Kapolri Larang Polisi Sentuh Kotak Suara

    Dana Kampanye Dua Parpol Banyuwangi `Kosong`

    Prabowo Mantap Pilih Hatta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Konsumsi Daging Secara Global, Australia Paling Banyak

    Menurut Data Food and Agriculture Organization of the United Nation, rata-rata orang Australia mengkonsumsi 116 kg daging selama setahun.