Mega Ultah, Jokowi-Ahok Kirim Bunga

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Megawati Soekarnoputri (kiri) menuntun mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela (kanan) pada pertemuan di Istana Merdeka Jakarta, Rabu, 2 Oktober 2002. dok TEMPO/Bernard Chaniago

    Presiden Megawati Soekarnoputri (kiri) menuntun mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela (kanan) pada pertemuan di Istana Merdeka Jakarta, Rabu, 2 Oktober 2002. dok TEMPO/Bernard Chaniago

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri merayakan ulang tahun yang ke-67, hari ini, 23 Januari 2014. Tak ada acara ramai-ramai. Mega hanya merayakan ulang tahunnya bersama keluarga di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Pagar rumah Mega ditutup, hanya karangan bunga dari berbagai kerabat dan kolega tampak berjejer.

    Di antara deretan rangkaian, salah satu tampak dikirim oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. "Selamat Ulang Tahun Ibu Megawati, dari Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo," begitu tulisan di karangan bunga yang terletak di halaman rumah.

    Rangkaian bunga dari Jokowi terdiri atas krisan kuning dan putih serta mawar merah. Tepat bersebelahan dengan rangkaian bunga dari Jokowi, berdiri karangan bunga kiriman Wakil Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

    Baru karangan bunga saja yang sampai. Petugas keamanan di rumah Mega mengatakan kedua petinggi DKI Jakarta itu belum berkunjung.

    Sejumlah karangan bunga lain memenuhi halaman depan rumah Megawati. Beberapa di antaranya dari kepala daerah dan pejabat partai. Misalnya, bunga dari Bupati Lampung Selatan Rycko Menoza dan bunga dari Partai Nasdem.

    Meski tak ada pesta, Megawati mengirimkan nasi kotak dan nasi bungkus bagi korban banjir di beberapa wilayah pengungsian di Jakarta.


    SUNDARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Catatan Larangan Pemakaian Kantong Plastik di DKI Jakarta

    Pergub DKI Jakarta tentang larangan pemakaian kantong plastik berlaku 1 Juli 2020. Ada sejumlah sanksi denda dan pencabutan izin usaha bila melanggar.