Dukungan Mega untuk Jokowi Menguat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri (kedua kanan) bersama Cagub - Cawagub Sumut Effendi Simbolon (tengah) Jumiran Abdi (kanan) didampingi Jokowi (kedua kiri) di Bandara Polonia Medan, Sumut, (2/3). ANTARA/Irsan Mulyadi

    Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri (kedua kanan) bersama Cagub - Cawagub Sumut Effendi Simbolon (tengah) Jumiran Abdi (kanan) didampingi Jokowi (kedua kiri) di Bandara Polonia Medan, Sumut, (2/3). ANTARA/Irsan Mulyadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri kembali menghujani Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dengan pujian. Menurut mantan presiden itu, Jokowi dengan gaya blusukan-nya merupakan contoh pemimpin yang baik. "Pemimpin harus dekat kepada rakyatnya, harus bisa mengerti yang dikehendaki rakyat," kata Megawati dalam seminar Dewan Guru Besar Universitas Indonesia.

    Paling tidak, enam kali Megawati menyebutkan nama Jokowi dalam pidatonya. Sebelumnya, pujian Megawati untuk Jokowi juga disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional PDI Perjuangan, September lalu. Megawati menilai Jokowi sebagai penerus Presiden Sukarno. Saat itu, Mega meminta Jokowi membacakan Dedication of Life karya ayahnya. "Kenapa Dedication of Life yang membaca adalah Jokowi? Karena sebuah makna generasi. Jokowi mendapatkan getaran itu," kata Megawati waktu itu.

    Keakraban Jokowi dengan Megawati semakin terlihat belakangan ini. Jokowi pernah menemani Megawati mengunjungi Waduk Pluit dan Ria Rio, awal Oktober lalu, dan menanam pohon di Bantaran Kali Ciliwung, Ahad tiga pekan lalu. Kemarin, Jokowi bahkan menjemput Megawati ke rumahnya, lalu berangkat bersama ke acara di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Bersama dua anak Mega, Muhammad Prananda dan Puan Maharani, Jokowi satu mobil dengan Megawati.

    Sesuai dengan keputusan partai, penentuan calon presiden dari PDIP berada di tangan Megawati. Tapi Mega belum mau mendeklarasikan siapa pun, termasuk Jokowi, sebagai calon presiden PDIP. Megawati meminta masyarakat bersabar karena partainya berfokus menghadapi pemilihan legislator. "Tunggu sampai selesai pemilu legislatif," katanya.

    Jokowi, yang juga menjadi pembicara di acara itu, hanya tersenyum lebar mendengar pujian Megawati. Dia enggan berkomentar.

    Direktur Riset Charta Politika, Yunarto Wijaya, menilai sanjungan Megawati untuk Jokowi sebagai sinyal kuat Mega untuk mengusung bekas Wali Kota Solo itu sebagai calon presiden. "Sanjungan berulang kali memperjelas pencalonan ke arah Jokowi," katanya.

    PRIHANDOKO | SYAILENDRA PERSADA | NUR ALFIYAH

    Berita Terpopuler Lainnya:
    Sitok Dituduh Hamili Mahasiswi, Istri Tetap Setia 
    Polisi Tembak Mati Petinju Nasional di Cipondoh
    Anak Ronald Reagan Khawatirkan Intrusi Agama di AS
    Beredar Surat Terbuka Curhat Putri Sitok Srengenge 
    Nagita Slavina, Jadi Incaran Raffi Ahmad?

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.