KPU Rencanakan Pilkada Serentak 270 daerah pada 23 September 2020

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi TPS Pilkada. Dok TEMPO

    Ilustrasi TPS Pilkada. Dok TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum atau KPU akan menggelar Pilkada pada 23 September 2020. Pilkada digelar untuk memilih gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota.

    "Pilkada tahun 2020 dilakukan di 270 daerah di Indonesia," kata Komisioner KPU, Evi Novida Ginting membuka uji publik Rancangan Peraturan KPU tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan pilkada di kantor KPU, Jakarta, Senin, 24 Juni 2019.

    Baca juga: KPU: Pilkada Serentak 2020 Digelar September

    Untuk memilih gubernur dan wakil gubernur, pilkada akan diselenggarakan di sembilan provinsi. Provinsi itu adalah Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara.

    Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati akan dilakukan di 224 kabupaten. Sedangkan walikota dan wakil wali kota digelar di 37 kota di 32 provinsi di Indonesia.

    Baca juga: Setelah Dilantik, Ganjar Pranowo Akan Gelar Salawatan

    KPU melakukan uji publik Rancangan Peraturan KPU tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020 di Ruang Sidang KPU hari ini. Uji publik digelar untuk mendapatkan masukan dan tanggapan publik. "Khususnya dari peserta pemilu dan dari berbagai pihak yang terlibat dalam proses penyelenggaraan Pilkada," kata Evi.

    Uji publik dilakukan berdasarkan peraturan perundang-undangan Pasal 9 huruf a uu no.1 tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota. Hasil uji publik akan menjadi rancangan KPU. "Yang akan disampaikan dalam forum dengar pendapat," kata Evi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.