Sebanyak 11 Parpol Ajukan Permohonan Sengketa Pemilu ke MK

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menggunakan hak politiknya ketika mengikuti Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilu 2019 di TPS 02, Pasar Baru, Jakarta, Sabtu 27 April 2019. Sebanyak 11 TPS di DKI Jakarta melaksanakan pemungutan suara ulang. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    Warga menggunakan hak politiknya ketika mengikuti Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilu 2019 di TPS 02, Pasar Baru, Jakarta, Sabtu 27 April 2019. Sebanyak 11 TPS di DKI Jakarta melaksanakan pemungutan suara ulang. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta-Komisi Pemilihan Umum melansir informasi pada Selasa, 11 Juni 2019, bahwa terdapat 11 partai politik  yang mengajukan permohonan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi atau MK. Permohonan itu meliputi PHPU pemilu legislatif tingkat DPR RI di beberapa daerah pemilihan.

    Rinciannya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengajukan 4 permohonan PHPU pemilihan anggota DPR di Daerah Pemilihan DKI Jakarta II, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Papua. Partai Gerindra mengajukan 11 permohonan PHPU pileg DPR di daerah pemilihan Sumatera Utara II, Riau II, Kepulauan Bangka Belitung, DKI Jakarta II, Jawa Barat IV, Jawa Barat VIII, Jawa Timur I, Nusa Tenggara Timur II, Kalimantan Barat I, Papua, dan Papua Barat.

    Baca Juga: KPU: Terdapat 338 Permohonan Sengketa Hasil Pemilu di MK

    PDI Perjuangan mengajukan 6 permohonan PHPU pileg DPR di dapil Sumatera Barat I, Sumatera Selatan I, Jawa Barat VII, Jawa Tengah VI, Sulawesi Barat dan Papua. Sedangkan Partai Golkar mengajukan 8 permohonan PHPU pileg DPR di dapil Sumatera Utara II, DKI Jakarta III, Jawa Barat IX, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan II, Maluku, dan Papua.

    Selanjutnya Partai NasDem mengajukan 8 permohonan PHPU pileg DPR di dapil Aceh I, Aceh II, DKI Jakarta II, Jawa Barat IX, Jawa Tengah IV, Jawa Tengah VI, Jawa Timur I dan Banten III. Partai Keadilan Sejahtera mengajukan 2 permohonan PHPU pileg DPR di dapil Sumatera Selatan II dan Jawa Barat VII.

    Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengajukan 2 permohonan PHPU pileg DPR di dapil Jawa Barat III dan Sulawesi Selatan III. Partai Amanat Nasional (PAN) mengajukan 5 permohonan PHPU pileg DPR, yakni di dapil Jawa Barat VIII, Jawa Barat XI, Jawa Tengah V, Jawa Timur V, Sulawesi Utara.

    Simak Juga: KPU Pelajari Substansi Seluruh Gugatan Sengketa Pemilu di MK

    Partai Demokrat mengajukan 8 permohonan PHPU pileg DPR di dapil Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat I, Jawa Tengah III, Banten I, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan III, Papua dan Papua Barat. PKP Indonesia mengajukan 1 permohonan PHPU  di dapil di Papua. Adapun Partai Berkarya mengajukan 34 permohonan PHPU tanpa menyebutkan dapilnya.

    Sebelumnya, gugatan PHPU 2019 yang diajukan ke MK mencapai 340 permohonan. Permohonan sengketa pemilu hasil pileg tercatat 339 berkas. Sebanyak 329 berkas gugatan itu diajukan oleh parpol atau caleg dan 10 diajukan oleh calon anggota DPD. “Satu lagi permohonan yakni pilpres," ujar juru bicara Mahkamah Konstitusi, Fajar Laksono, saat dihubungi, Jumat, 31 Mei 2019.

    HALIDA BUNGA FISANDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.