Partai Demokrat Belum Siapkan Kader untuk Kandidat Menteri

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari bersama Ketua Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean memberikan keterangan pers terkait penangkapan Andi Arief oleh Kepolisian di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin, 4 Maret 2019. Andi Arief ditangkap di sebuah kamar hotel saat sedang bersama seorang wanita dengan barang bukti alat hisap sabu. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari bersama Ketua Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean memberikan keterangan pers terkait penangkapan Andi Arief oleh Kepolisian di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin, 4 Maret 2019. Andi Arief ditangkap di sebuah kamar hotel saat sedang bersama seorang wanita dengan barang bukti alat hisap sabu. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan Partai Demokrat sampai saat ini belum menyiapkan kadernya untuk diajukan sebagai kandidat menteri pemerintah mendatang. Sebab, “Partai masih belum menentukan arah politik, bergabung dengan koalisi pemerintah atau tidak,” kata dia saat dihubungi, Sabtu 8 Juni 2019.

    Baca juga: AHY dan Ibas Menemui Megawati, Bamsoet: Saya Angkat Tangan

     

    Menurut Ferdinand, mereka masih menunggu sikap resmi partai, yakni bergabung ke partai koalisi pendukung pemerintah atau tidak. Ia mengatakan Demokrat akan menyiapkan kadernya apabila Presiden Joko Widodo secara resmi mengajak Partai Demokrat.

    “Tetapi kalau Pak Jokowi secara pribadi memiliki hak prerogatif kemudian mengajak Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)  secara langsung, tentu menjadi hubungan antara Jokowi dengan AHY. Jadi ini harus dibedakan,” kata dia.

    AHY, Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, diketahui telah bertemu Jokowi. Pertemuan itu, antara lain, pada lebaran Idul Fitri lalu. Ia juga diketahui menyambangi beberapa tokoh-tokoh elit politik lain, sepertk Megawati, dan keluarga Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

    Partai Demokrat, kata Ferdinand, secara resmi belum melakukan pembicaraan soal arah partai karena lebih dulu fokus menyelesaikan kewajiban sosial keluarga besar Susilo Bambang Yudhoyono, atas meninggalnya Ibu Ani Yudhoyono. Setelah itu, kata dia, partai akan kembali melanjutkan percaturan politiknya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.