Alwi Shihab Imbau Para Habib Bersuara Penuh Kesejukan

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyematkan Tanda Kehormatan RI Bintang Mahaputera Adipradana kepada mantan Menko Kesra Alwi Shihab di Istana Negara, Jakarta, 13 Oktober 2014. ANTARA FOTO

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyematkan Tanda Kehormatan RI Bintang Mahaputera Adipradana kepada mantan Menko Kesra Alwi Shihab di Istana Negara, Jakarta, 13 Oktober 2014. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Alwi Abdurrahman Shihab, mengatakan akhir-akhir ini beberapa habib di Indonesia banyak yang bersuara keras dengan dalih bela agama dan kebenaran. Alwi Shihab menghimbau agar para habib dapat menyebarkan ajaran-ajaran baik kepada masyarakat terutama pasca terjadinya bentrok dan kerusuhan 21-22 Mei 2019 di Jakarta.

    "Saya himbau, ulama, kyai, masyaikh, habib agar beri himbauan ke masyarakat yang sejuk-sejuk," kata Alwi Shihab di Jakarta, Kamis, 23 Mei 2019.

    Alwi Shihab mengatakan, saat ini pemuka agama Islam memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat. "Peran ulama adalah memberi sejuk dan damai terhadap mereka yang masih sangat emosional untuk bisa meredakan situasi dan perasaannya,” kata dia.

    Alwi yang juga anggota Gerakan Suluh Kebangsaan mengatakan hal ini tak lepas dari polarisasi yang tengah terjadi sejak awal kontestasi pilpres dimulai. Baginya, polarisasi yang menjadi perselisihan sepatutnya dirajut kembali demi persaudaraan.

    "Indonesia dipandang dunia sebagai negara muslim terbesar. Tapi di saat yang sama adalah bangsa yang menghormati perbedaan," kata Alwi.

    HALIDA BUNGA FISANDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.