Diancam Dibunuh, Adian Napitupulu Melapor ke Bareskrim

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Adian Yunus Yusak Napitupulu, politikus sekaligus aktivis 98, di kawasan Menteng, Jakarta, 23 Juni 2014.TEMPO/Nurdiansah

    Adian Yunus Yusak Napitupulu, politikus sekaligus aktivis 98, di kawasan Menteng, Jakarta, 23 Juni 2014.TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu melapor ke Bareskrim Polri atas ancaman pembunuhan terhadap dirinya.

    "Ini saya masih di Bareskrim (sedang melapor)," ujar Adian Napitupulu saat dihubungi Tempo pada Rabu, 22 Mei 2019.

    Adian menyebut ancaman tersebut diterima dirinya melalui media sosial. Namun, dia tidak menyebutkan detail siapa terduga pelaku dan seperti apa narasi ancaman yang diterima.

    Dia hanya menyebut, selain Adian, ada beberapa orang lainnya yang turut diancam. "Pak Kapolri, Pak Wiranto, Pak Luhut B Pandjaitan, dan Adian," ujar aktivis 98 tersebut.

    Tokoh-tokoh yang dimaksud Adian adalah Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto, dan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.