Rekapitulasi Suara: Jimly Asshiddiqie dan Fahira Idris Lolos DPD

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan Ryamizard Ryacudu bersama Wakil Ketua Dewan Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan Jimly Asshiddique usai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, 1 November 2018. Kedatangan keduanya untuk menyerahkan usulan nama yang akan menerima gelar pahlawan. Tempo / Friski Riana

    Ketua Dewan Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan Ryamizard Ryacudu bersama Wakil Ketua Dewan Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan Jimly Asshiddique usai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, 1 November 2018. Kedatangan keduanya untuk menyerahkan usulan nama yang akan menerima gelar pahlawan. Tempo / Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie, diprediksi lolos menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) untuk Provinsi DKI Jakarta. Berdasarkan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara di Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jimly meraih suara terbanyak di ibu kota.

    Baca: Pleno KPU DKI: Caleg DPD Jimly Asshiddiqie Raih Suara Terbanyak

    Berdasarkan data yang disebutkan KPU Provinsi DKI Jakarta, Jimly mendapat 644.043 suara. Di bawahnya terdapat anggota DPD inkumben, Sabam Sirait, yang meraup 626.618 suara.

    Nama lain yang diprediksi lolos adalah Fahira Idris. Imendapat 581.108 suara. Selain itu mantan calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sylviana Murni, menjadi peraih suara terbesar ke-4 dengan raihan 455.183.

    "Untuk DPD RI yang lolos empat suara terbanyak. Tapi saya belum bisa mengatakan siapa karena harus menunggu (kalau ada gugatan) di MK," kata Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Betty Epsilon Idroos di Gedung KPU RI, Jakarta, Sabtu, 18 Mei 2019.

    Simak: Lolos DPD DKI, Jimly Asshiddiqie: Ternyata Emak-emak Kenal Kita

    Jika tak ada gugatan di MK, maka Jimly dan Sylviana menjadi wajah baru senator DKI Jakarta. Keduanya mampu mendepak inkumben seperti Abdul Aziz Khafia yang hanya meraih 225.004 dan Dailami Firdaus yang memperoleh 376.164.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.