Grace Natalie Meraih Suara Tertinggi di Dapil 3 DKI Jakarta

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketum PSI Grace Natalie pada jumpa pers di DPP PSI, Jakarta, 15 Desember 2017.  TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketum PSI Grace Natalie pada jumpa pers di DPP PSI, Jakarta, 15 Desember 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua petinggi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menjadi calon legislatif berhasil membuat kejutan di daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta.  Pada Dapil 3 (Jakarta Utara, Jakarta Barat dan Kepulauan Seribu), Ketua Umum PSI Grace Natalie berhasil memperoleh suara terbanyak.

    Baca jugaTolak Perda Syariah, Grace Natalie: Saya Tak Anti-agama

    Grace Natalie berhaisl meruap dengan 179.949 suara dan diikuti Adang Daradjatun dari PKS (115.649 suara) di urutan kedua. Sementara pada Dapil 2 (Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan), Tsamara Amany memberikan kejutan dengan menempati posisi kedua dengan 103.599 suara. Tsamara hanya kalah unggul dari Hidayat Nur Wahid dari PKS dengan 248.205 suara.

    Meski meraih suara terbanyak, Grace Natalie dan Tsamara Amany diprediksi gagal melenggang ke kursi DPR karena tersandung aturan ambang batas parlemen. Berdasarkan rekapitulasi nasional terkini yang dilakukan KPU, suara PSI belum menembus dua persen.

    Pada Dapil 1 Jakarta Timur, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dari Partai Amanat Nasional (PAN) menempati posisi kedua dengan 104.564 suara. Perolehan suara Eko hanya di bawah Mardani dari PKS yang meraih 155.285 suara.

    Data di atas diperoleh berdasarkan rekapitulasi suara yang diadakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta, Jumat, 17/5. Dalam rekapitulasi ini PDIP meraih suara terbanyak di tiga dapil, yakni Dapil 1 Jakarta Timur, Dapil 2 (Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan), serta Dapil 3 (Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu). Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menguntit ketat di posisi kedua di seluruh dapil di DKI Jakarta.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarif Baru Ojek Online di Tiap Zonasi yang Berlaku 18 Juni 2019

    Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif baru ojek online berdasarkan pembagian zona. Kemehub mengefektifkan regulasi itu pada 18 Juni 2019.