Para Caleg yang Meneguhkan Politik Dinasti di Parlemen

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono . TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono . TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kehadiran politik dinasti mewarnai penyelenggaraan pemilihan legislatif 2019. Sejumlah istri, anak, hingga kerabat kepala daerah, mantan anggota DPR, dan petinggi partai politik lolos menjadi anggota DPR periode 2019-2024.  Hubungan kekerabatan antara caleg dan kepala daerah terpantau dalam rekapitulasi suara oleh Komisi Pemilihan Umum.

    Baca: Keluarga Inkumben di Pilkada 2018, Politik Dinasti Dianggap Biasa

    Analis politik Exposit Strategic, Arif Sutanto, mengatakan munculnya banyak calon legislator berlatar belakang politik dinasti memang menjadi target partai politik. Tujuannya, kata dia, agar partai mendapat legislator yang berfungsi sebagai pendulang suara atau vote getter sekaligus sebagai broker politik. “Parpol lebih punya concern untuk meletakkan figur yang punya dua peran penting itu,” kata Arif di Jakarta, Rabu, 15/5.

    Politikus PDI Perjuangan, Charles Honoris, mengatakan partainya selalu mempertimbangkan kompetensi dan kepemilikan basis massa dalam penempatan calon legislator di daerah pemilihan. Dua faktor itu, menurut dia, akan menentukan keterpilihan setiap caleg. “Kalau hanya mengandalkan kekerabatan tapi tidak punya nilai tambah, belum tentu juga bisa terpilih,” ujar dia. Charles memprediksi sebanyak 40 persen caleg adalah nama baru.   

    Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, berpendapat senada. Ia mengatakan semua caleg partai yang terpilih telah mewakili semua golongan, baik dari kalangan buruh, perwakilan petani, pedagang pasar, hingga pengusaha. Meski tak berpengaruh signifikan terhadap keterpilihan, menurut Fadli, faktor kekerabatan sebagai anak dan istri kepala daerah telah menjadi modal politik yang besar bagi caleg.

    Berikut ini beberapa caleg yang lolos ke Senayan dan memiliki kekerabatan politik.

    Partai Kebangkitan Bangsa

    Bertu Merlas

    - Daerah pemilihan Sumatera Selatan

    - Adik kandung Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru

    Yaqut Cholil Qoumas

    - Dapil Jawa Tengah 10

    - Anak mantan anggota DPR, KH Cholil Bisri

    PDI Perjuangan

    Puan Maharani

    - Dapil Jawa Tengah 5

    - Anak Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri

    Puti Guntur Soekarno

    - Dapil Jawa Timur 1

    - Keponakan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri

    Guruh Soekarnoputra

    - Dapil Jawa Timur 6

    - Adik Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri

    Putra Nababan

    - Dapil Jakarta 1

    - Anak politikus senior, mantan anggota DPR Panda Nababan

    Adriana Charlotte Dondokambey

    - Dapil Sulawesi Utara

    - Kakak kandung Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey

    Vanda Sarundajang

    - Dapil Sulawesi Utara

    - Anak Sinyo Harry Sarunjangan, Duta Besar untuk Filipina dan mantan Gubernur Sulawesi Utara

    Paramitha Widya Kusuma

    - Dapil Jawa Tengah 9

    - Anak mantan Bupati Brebes Indra Kusuma

    Partai Golkar

    Dave Akbarshah Laksono

    - Dapil Jawa Barat 7

    - Anak politikus senior Golkar, mantan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono

    Puteri Komarudin

    - Dapil Jawa Barat 7

    - Anak politikus Golkar Ade Komarudin

    Dedi Mulyadi

    - Dapil Jawa Barat 7

    - Suami dari Bupati Purwakarta

    Adrian Jopie Paruntu

    - Dapil Sulawesi Utara

    - Anak Bupati Minahasa Selatan, Christiany Eugenia Tetty Paruntu

    Partai NasDem

     

    Prananda Surya Paloh

    - Dapil Sumatera Utara 1

    - Anak dari Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh

    Linda Hendrajoni

    - Dapil Sumatera Barat 1

    - Istri Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni

    Percha Leanpuri

    - Dapil Sumatera Selatan 2

    - Anak Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru

    Hillary Brigitta Lasut

    - Dapil Sulawesi Utara

    - Anak Bupati Talaud Elly Lasut

    Partai Gerindra

    Himmayatul Aliyah

    - Dapil DKI Jakarta 2

    - Istri Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani, yang juga lolos di dapil Lampung 1

    Ruskati Ali Baal

    - Dapil Sulawesi Barat

    - Istri Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal

    Budisatrio Djiwandono

    - Dapil Kalimantan Timur

    - Anak mantan Gubernur Bank Indonesia Sudrajad Djiwandono, keponakan Prabowo Subianto

    Partai Keadilan Sejahtera

    Nelvi Zuariana

    - Dapil Sumatera Barat 2

    - Istri Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno

    Netty Prasetyani

    - Dapil Jawa Barat 8

    - Istri mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan

    Partai Amanat Nasional

    Hanafi Rais

    - Dapil Daerah Istimewa Yogyakarta

    - Anak mantan Ketua MPR Amien Rais

    Partai Demokrat

    Edhi Baskoro Yudhoyono

    - Dapil Jawa Timur 7

    - Anak mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

    Didi Irawadi

    - Dapil Jawa Barat 10

    - Anak mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin

    ARKHELAUS WISNU | SUMBER: PDAT | KPU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.