Kata PSI Soal BPN Prabowo Minta Dokumen C1 ke Bawaslu

Mantan jurnalis Andy Budiman berbicara kepada wartawan usai mendaftarkan diri sebagai bakal calon legislatif dari Partai Solidaritas Indonesia di kantor Dewan Pengurus Pusat PSI, Jakarta, 20 Oktober 2017. TEMPO/Putri.

TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia atau PSI Andy Budiman mengatakan bahwa langkah Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandiaga meminta dokumen C1 Plano ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berarti menunjukkan kepercayaan kepada lembaga pengawas pemilu itu. Hal ini justru menepis tudingan dari kubu Prabowo sendiri yang menyebut ada kecurangan dalam Pemilu 2019.

Baca juga: Dorong TPF Kecurangan Pemilu 2019, BPN Prabowo Jelaskan Alasannya

"Misalnya, mereka percaya dengan sumber datanya, berarti harus percaya dengan hasil yang dilakukan institusi tadi termasuk kinerja," ujar Andy di Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu, 27 April 2019.

Menurut Andy, tudingan penyelengara pemilu melakukan kecurangan, kata Andy sebagai langkah dari BPN untuk mengulur waktu. Mereka, kata Andy,
tidak menerima hasil pemilu yang sudah bisa diprediksi memenangkan pasangan calon presiden Jokowi-Ma'ruf.

Ia menjelaskan BPN Prabowo - Sandiaga sekedar mencari alasan untuk menolak hasil penetapan yang akan dilakukan Komisi Pemilihan Umum atau KPU pada 22 Mei. "Saya pikir ini trik kosong saja kok," ungkap dia.

Permintaan dokumen C1 Plano, kata Andy juga menandakan bahwa klaim kemenangan yang dilakukan oleh BPN Prabowo - Sandiaga menjadi tidak memiliki dasar. Menurut dia, kalau BPN sudah memiliki formulir C1 dari saksi di tiap TPS sebagai alasan mendeklarasikan kemenangan maka dokumen dari Bawaslu tidak diperlukan lagi.

"Jadi jangan mengada-ada, jangan karena ambisi satu orang yang karena kalah kemudian memaksa seluruh rakyat Indonesia menjadi repot," ujar dia.

Ia menghimbau seluruh pihak untuk berhenti meneriakkan isu bahwa ada kecurangan yang bersifat terstruktur dan masif dalam Pemilu 2019 tanpa bisa menunjukkan bukti yang jelas.

Menurut dia, kalau hanya berlandaskan pernyataan dan komentar itu menjadi upaya mendelegitimasi penyelenggara pemilu.

Baca juga: Masih Bisa Tangani Masalah, KPU Berpendapat Belum Perlu Ada TPF

"Bagaimana pun KPU, Bawaslu dan penyelenggara pemilu telah bekerja keras secara profesional, itu harus dihargai," ucapnya.

Sebelumnya, Juru kampanye nasional Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Ahmad Riza Patria, membantah disebut melobi Bawaslu untuk mendapatkan dokumen C1. Namun, Riza membenarkan kubunya bersurat kepada penyelanggara pemilu itu.

"Kami enggak melobi, kami bikin surat secara resmi kan enggak masalah. Kami berkirim surat yang intinya dapat mengakses," kata Riza di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 25 April 2019.






Jokowi Besok Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya

13 jam lalu

Jokowi Besok Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya

Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Jakarta Timur, besok.


Cenderamata Prabowo untuk Kapolri Listyo Sigit: Pistol G2 Elite

15 jam lalu

Cenderamata Prabowo untuk Kapolri Listyo Sigit: Pistol G2 Elite

Menhan Prabowo Subianto menyambangi Mabes Polri dan bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dia menyerahkan cenderamata berupa pistol.


Prabowo Dukung Andika Turunkan Syarat Tinggi Badan Calon Taruna Akmil

1 hari lalu

Prabowo Dukung Andika Turunkan Syarat Tinggi Badan Calon Taruna Akmil

Prabowo menilai TNI memang harus menyesuaikan syarat tinggi badan tersebut dengan kondisi daerah masing-masing dan suku yang berlainan.


Bicara Peta Pilpres 2024, Cak Imin Tak Mau Model Konflik Pemilu 2019 Terulang

2 hari lalu

Bicara Peta Pilpres 2024, Cak Imin Tak Mau Model Konflik Pemilu 2019 Terulang

Cak Imin mendorong agar model-model konflik di masyarakat yang sempat terjadi pada Pemilu 2019 silam tak terulang lagi.


Soal Peluang Jadi Cawapres Prabowo atau Puan, Cak Imin: Nanti Kita Bicarakan Tuntas

2 hari lalu

Soal Peluang Jadi Cawapres Prabowo atau Puan, Cak Imin: Nanti Kita Bicarakan Tuntas

Saat ini, kata Cak Imin, koalisi yang dibangun antara Partai Gerindra dan PKB terus mengalir dan diisi dengan sejumlah aktivitas.


Partai Gerindra Ungkap Cak Imin Sosok Paling Potensial Jadi Wakil Prabowo

2 hari lalu

Partai Gerindra Ungkap Cak Imin Sosok Paling Potensial Jadi Wakil Prabowo

Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menjadi kandidat terkuat untuk mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, di Pilpres 2024


PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

2 hari lalu

PDIP Ungkap Tak Bisa Menolak Keinginan Cak Imin Jadi Wapres Puan Maharani

Said Abdullah, mengaku menghargai wacana duet Puan Maharani dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin pada Pilpres 2024.


Gugatan Sekber Prabowo-Jokowi, PDIP Sebut Jokowi Tidak Gila Kekuasaan

2 hari lalu

Gugatan Sekber Prabowo-Jokowi, PDIP Sebut Jokowi Tidak Gila Kekuasaan

Sekber mengajukan gugatan judicial review atas Pasal 169 huruf n UU Pemilu untuk merealisasikan agar Prabowo-Jokowi bisa maju Pilpres 2024


Peluang Duet Puan - Cak Imin, PKB: Harus Ngobrol Lagi dengan Prabowo

3 hari lalu

Peluang Duet Puan - Cak Imin, PKB: Harus Ngobrol Lagi dengan Prabowo

Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, menyebut maksud Cak Imin mendoakan Puan untuk membesarkan hati Ketua DPP PDIP tersebut.


Tetap Usung Cak Imin Jadi Capres 2024, PKB: Mandat Muktamar Harga Mati

3 hari lalu

Tetap Usung Cak Imin Jadi Capres 2024, PKB: Mandat Muktamar Harga Mati

PKB menyebut mandat muktamar partai itu adalah mengusung Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai capres 2024.