Datangi KPU, Sekjen Partai Demokrat Sampaikan Pesan dari SBY

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY memasukkan kertas suara dalam Pemilu serentak 2019, di salah satu TPS di Singapura, Kamis, 14 April 2019. Ani Yudhoyono dirawat di Singapura sejak awal bulan Februari. ANTARA/Anung

    Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY memasukkan kertas suara dalam Pemilu serentak 2019, di salah satu TPS di Singapura, Kamis, 14 April 2019. Ani Yudhoyono dirawat di Singapura sejak awal bulan Februari. ANTARA/Anung

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat  Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengumpulkan sejumlah petinggi Demokrat di Singapura, Sabtu, 20 April 2019.  Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan menjelaskan bahwa pertemuan itu untuk memberikan informasi mengenai kondisi politik di Indonesia.  "Cuma update saja, karena beliau lagi di sana (Singapura)," ujar Hinca seusai bertemu komisioner Komisi Pemilihan Umum bersama tim dari Badan Pemenangan Nasional atau BPN Prabowo - Sandiaga, Jakarta Pusat, Kamis, 25 April 2019.

    SBY, kata Hinca menitipkan pesan kepada kader Demokrat untuk mendukung KPU supaya bekerja dengan baik. Ia juga meminta KPU memperhatikan saran masyarakat. "Jadi apa yang kami sampaikan hari ini adalah bagian dari yang diminta Pak SBY, kami sampaikan."

    Baca:  Indo Barometer: Suara Demokrat Turun Efek Pamor SBY Berkurang

    SBY menginstruksikan agar kader partai mengantisipasi ketegangan politik seusai Pemilu 2019. Partai Demokrat menilai situasi politik seusai pemungutan suara Pemilu 2019 menunjukkan ketegangan dan bisa berkembang ke arah yang membahayakan politik dan keamanan.

    Instruksi SBY itu dikeluarkan seusai Prabowo dan Sandiaga Uno mendeklarasikan kemenangan sebagai presiden dan wakil presiden 2019-2024  pada Kamis sore pekan lalu, 18 April 2019. "Sehubungan dengan perkembangan situasi politik pascapemungutan suara Pemilu 2019 yang menunjukkan ketegangan (tension) dan bisa berkembang ke arah yang membahayakan politik dan keamanan kita, saya instruksikan kepada pejabat tersebut, untuk secara terus-menerus memantau dari dekat perkembangan situasi yang terjadi di Tanah Air." Demikian instruksi SBY.

    Baca: Soal Instruksi SBY, Demokrat Bantah Tarik Diri dari BPN Prabowo

    SBY juga memerintahkan agar pengurus dan kader Partai Demokrat tidak melibatkan diri dalam kegiatan yang bertentangan dengan konstitusi dan Undang-Undang yang berlaku serta tidak segaris dengan kebijakan pimpinan Partai Demokrat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.