Diduga Kelelahan, 2 Petugas KPPS Indramayu Meninggal Dunia

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota KPPS melakukan penghitungan surat suara di TPS 09 Kelurahan Mangkukusuman, Tegal, Jawa Tengah, Rabu malam, 17 April 2019. Pada Pemilu kali ini, setiap warga memilih presiden, anggota legislatif (Pileg) dari tingkat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), DPRD Provinsi, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan DPRD Kabupaten/Kota di daerah. ANTARA/Oky Lukmansyah

    Anggota KPPS melakukan penghitungan surat suara di TPS 09 Kelurahan Mangkukusuman, Tegal, Jawa Tengah, Rabu malam, 17 April 2019. Pada Pemilu kali ini, setiap warga memilih presiden, anggota legislatif (Pileg) dari tingkat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), DPRD Provinsi, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan DPRD Kabupaten/Kota di daerah. ANTARA/Oky Lukmansyah

    TEMPO.CO, Indramayu - Dua orang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), di Kabupaten Indramayu, meninggal dunia pasca penyelenggaraan Pemilu 17 April 2019 lalu. Diduga keduanya meninggal karena kelelahan.

    Berita terkait: Petugas KPPS Banyak Meninggal, KPU: Tugas Mereka Banyak dan Berat

    Petugas yang meninggal dunia itu, salah satunya, adalah Carmudi,60, anggota KPPS TPS 01 Desa Tenajar Lor, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu. Carmudi meninggal pada Sabtu, 20 April 2019 setelah dua hari menjalani perawatan di RSUD Arjawinangun, Kabupaten Indramayu.

    Selain Carmudi, ada pula Ketua PPS TPS 004 di Desa Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang, kabupaten Indramayu, yang mengalami keadaan serupa.

    Komisioner KPU Kabupaten Indramayu, Labib, menduga keduanya meninggal dunia setelah mengalami kelelahan usai menjalankan tugas pada pemilu 17 April 2019 lalu. “Sebelumnya mereka juga sudah harus menyiapkan logistik dan persiapan TPS,” ungkap Labib.

    Tidak hanya itu, mereka juga harus menyiapkan rekap di PPK hingga tengah malam. Labib berpendapat, Pemilu 2019 yang dilakukan serentak untuk 5 pemilihan ini memang sangat mengurasi energi petugas di lapangan. Termasuk petugas KPPS yang harus bekerja 24 jam di hari pencoblosan.

    Labib menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya kedua anggota KPPS tersebut. Dia akan segera melaporkannya ke KPU RI melalui KPU Provinsi Jawa Barat.

    Selain di Kabupaten Indramayu, petugas KPPS yang meninggal dunia dilaporkan terjadi juga di Kabupaten Cirebon. Kaelani, 50, ketua KPPS di Desa Kaliwedi Kecamatan Kaliwedi meninggal dunia pada Ahad, 21 April 2019 sekitar pukul 23.45 WIB. Sebelumnya, petugas KPPS di Desa Kecomberan, Kecamatan Talun atas nama Ngadiono Supa’at dilaporkan juga meninggal pada Sabtu, 20 April 2019.

    IVANSYAH (Indramayu)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.