Bawaslu: 325 Orang Pengawas Pemilu 2019 Sakit dan Meninggal

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menunjukkan barang bukti dugaan politik uang pada Pemilu 2019 di kantor Bawaslu Temanggung, Jawa Tengah, Selasa, 16 April 2019. Bawaslu Temanggung mengamankan sejumlah uang tunai pecahan Rp50.000. ANTARA

    Petugas menunjukkan barang bukti dugaan politik uang pada Pemilu 2019 di kantor Bawaslu Temanggung, Jawa Tengah, Selasa, 16 April 2019. Bawaslu Temanggung mengamankan sejumlah uang tunai pecahan Rp50.000. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyatakan ratusan orang jajaran pengawas pemilu mengalami sakit, kekerasan, maupun meninggal saat pelaksanaan Pemilu 2019. "Data terbaru, total 325 Panwas yang mengalami sakit, kekerasan, hingga meninggal," kata anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin saat dihubungi, Ahad, 21 April 2019.

    Baca: Bawaslu Minta Masyarakat Kawal Penghitungan Suara

    Yang paling banyak adalah petugas yang dirawat jalan, yakni 137 orang, rawat inap 85 orang, dan kecelakaan 74 orang.

    Petugas yang dirawat inap 85 orang, tersebar di 21 provinsi, 43 kabupaten/kota. Sebanyak 137 orang harus mengalami rawat jalan di 20 provinsi, 52 kabupaten/kota.

    Sedangkan 15 orang mengalami kekerasan di 11 provinsi, 14 kabupaten/kota.

    Petugas yang mengalami kecelakaan sebanyak 74 orang, tersebar di 20 provinsi, 47 kabupaten/kota dan yang terakhir korban meninggal dunia ada 14 orang, tersebar di 5 provinsi, 11 kabupaten/kota.

    Baca: Bawaslu Sultra Rekomendasi 37 TPS Laksanakan Coblosan Ulang

    Afifuddin mengatakan Bawaslu turut berduka sekaligus mengapresiasi perjuangan para petugas dalam mengawasi pemilu 2019 ini. "Penghargaan dan doa terbaik buat para pengawas pejuang demokrasi," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.