Tak Lolos Parlemen, PSI: Kami Terima dan Tetap Berjuang

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon anggota DPR RI Dapil Jakarta 3 sekaligus Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie bersama suaminya, Kevin Osmond usai mencoblos di TPS 039, Pluit, Jakarta Utara, Rabu, 17 April 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

    Calon anggota DPR RI Dapil Jakarta 3 sekaligus Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie bersama suaminya, Kevin Osmond usai mencoblos di TPS 039, Pluit, Jakarta Utara, Rabu, 17 April 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengatakan partainya sudah legowo dengan hasil hitung cepat berbagai lembaga survei yang menunjukkan partai anak muda itu tak lolos ke parlemen. Menurut hasil quick count beberapa lembaga survei, PSI mendapat 2 persen. Dengan perolehan itu, PSI tidak bisa lolos ke Senayan.

    Berita terkait: Ketua PSI Grace Natalie Nyoblos: Excited, Melebihi Pas Mau Nikah

    Menurut Grace, partainya telah melakukan upaya semaksimal mungkin, namun keputusan rakyat melalui mekanisme demokrasi harus diterima. "Kami terima dan kami hormati," ujar Grace di Djakarta Teater, Jakarta pada 17 April 2019.

    Grace juga membuat keterangan tertulis bahwasannya tidak ada penyesalan atas keringat yang jatuh selama membangun partai ini. "Kami, anak-anak muda PSI telah terlibat dalam sebuah perjuangan yang bagi kami sangat luar biasa," ujar dia.

    Dia juga meminta para pengurus dan caleg tidak putus asa dan tetap menjaga suara PSI. "Meskipun kandas melewati parliamentary threshold di level nasional, tapi saya yakin bahwa akan banyak kawan-kawan yang berpeluang mendapatkan kursi di DPRD provinsi dan kabupaten kota. Ini adalah modal politik yang harus kita rawat."

    Grace menekankan, perolehan suara PSI 2 persen atau sekitar 3 juta suara, adalah suara rakyat yang harus diperhitungkan. "Meskipun PSI tidak masuk parlemen suara kalian akan tetap kami perjuangkan. Tak ada suara terbuang, tak ada suara yang sia-sia," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.