Bawaslu akan Bertemu Polisi Malaysia Bahas Surat Suara Tercoblos

Reporter

Video penggerebekan sebuah lokasi di Bandar Baru Bangi, Selangor, Malaysia yang menyimpan surat suara yang telah tercoblos menjadi viral di media sosial, salah satunya akun @suryoprabowo2011 di Instagram.

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pengawas Pemilu akan segera bertemu Polisi Diraja Malaysia untuk membahas penyelidikan surat suara tercoblos dalam rangkaian Pemilu 2019. Tim Bawaslu sampai saat ini masih berada di negara tersebut untuk melakukan investigasi terkait temuan tersebut.

Berita terkait: Bawaslu Bantah Pelaku Surat Suara Tercoblos di Malaysia Ditangkap

“Jam 14.00 ini mau bertemu Polisi Diraja Malaysia, mudah-mudahan itu bisa memperjelas,” kata Ketua Bawaslu Abhan, di Kementerian Politik Hukum dan Keamanan, Jakarta, Senin, 15 April 2019.

Abhan mengatakan belum mengetahui perkembangan penyilidikan atas temuan surat suara tercoblos. Namun, dia memastikan tim Bawaslu masih berada di sana untuk mengumpulkan data-data terkait kasus ini.

Sebelumnya, temuan surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia, yang terekam dalam sbeuah video viral di media sosial. Dalam video itu, surat suara tampak sudah tercoblos untuk pasangan calon Joko Widodo-Maruf Amin dan beberapa calon legislatif. Atas temuan ini, Bawaslu sempat merekomendasikan agar pemungutan suara di negeri Jiran ditunda.

Namun, Komisi Pemilihan Umum menyatakan pemungutan suara di Malaysia tetap dilanjutkan. KPU memastikan surat suara yang sudah tercoblos tidak akan dihitung. KPU menyatakan akan meneruskan penelusuran terhadap temuan ribuan surat suara yang sudah tercoblos.






Perludem Sebut Tak Mudah Buktikan Kasus Suap Politik

7 hari lalu

Perludem Sebut Tak Mudah Buktikan Kasus Suap Politik

Perludem menyebut tak mudah mengusut kasus suap politik. Dulu sempat viral soal dugaan suap di Pemilu 2019, tapi isu itu menguap.


Dirjen Politik dan PUM Kemendagri Apresiasi Bawaslu

11 hari lalu

Dirjen Politik dan PUM Kemendagri Apresiasi Bawaslu

Adanya Peraturan Bawaslu memberikan semangat kuat untuk mendorong pengawasan partisipatif


Perindo Targetkan Kursi Parlemen Dua Digit, Hary Tanoesoedibjo Minta Arahan Jokowi

21 hari lalu

Perindo Targetkan Kursi Parlemen Dua Digit, Hary Tanoesoedibjo Minta Arahan Jokowi

Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo akan menargetkan partainya memperoleh kursi parlemen sebanyak 2 digit pada Pemilu 2024.


KPU Beri Kesempatan Verifikasi Administrasi Ulang 9 Parpol yang Gugatannya Dikabulkan Bawaslu

22 hari lalu

KPU Beri Kesempatan Verifikasi Administrasi Ulang 9 Parpol yang Gugatannya Dikabulkan Bawaslu

Hasyim Asy'ari mengatakan sedang mempelajari putusan Bawaslu tersebut untuk bagaimana nantinya KPU menerapkan putusan tersebut


KPU Pelajari Putusan Bawaslu Soal Gugatan 5 Parpol

22 hari lalu

KPU Pelajari Putusan Bawaslu Soal Gugatan 5 Parpol

Tim KPU sedang mempelajari putusan Bawaslu untuk melaksanakannya. Partai-partai itu tidak bisa langsung melakukan verifikasi faktual.


Pilkada 2024, Heru Budi Gelontorkan Dana Hibah Rp 206 Miliar kepada Bawaslu DKI Jakarta

28 hari lalu

Pilkada 2024, Heru Budi Gelontorkan Dana Hibah Rp 206 Miliar kepada Bawaslu DKI Jakarta

Heru Budi Hartono menyambut baik Bawaslu DKI untuk persiapan Pilkada 2024 dan berkomitmen untuk saling bersinergi.


Bawaslu akan Bikin MoU dengan TikTok untuk Cegah Hoaks Pemilu 2024

49 hari lalu

Bawaslu akan Bikin MoU dengan TikTok untuk Cegah Hoaks Pemilu 2024

Bawaslu akan menjadi kerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara, serta Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk memperkuat keamanan digital.


Bawaslu Gelar Sidang Pleno Kelima Global Network on Electoral Justice di Bali

49 hari lalu

Bawaslu Gelar Sidang Pleno Kelima Global Network on Electoral Justice di Bali

Bagja mengatakan Bawaslu akan membagikan praktik pengawasan dan peradilan pemilu di Indonesia kepada seluruh anggota.


Anies Baswedan Sebut Pernah Dua Kali Ditawari jadi Capres di Pemilu 2019

51 hari lalu

Anies Baswedan Sebut Pernah Dua Kali Ditawari jadi Capres di Pemilu 2019

"Di tahun 2018 saya ditawari untuk ikut pilpres, sebagai wakil. Bahkan ada dua kali permintaan untuk menjadi capres," kata Anies Baswedan


Bawaslu Sebut Laporan Penyebaran Tabloid soal Anies Tak Penuhi Syarat Materil

59 hari lalu

Bawaslu Sebut Laporan Penyebaran Tabloid soal Anies Tak Penuhi Syarat Materil

Bawaslu menyatakan laporan penyebaran tabloid KBA News tentang Anies Baswedan tidak memenuhi syarat materil.