Ribuan Orang Teken Petisi Online Tuntut Coblosan Ulang di Sydney

Suasana di luar gedung KBRI yang dipadati antrean WNI untuk menggunakan hak suaranya di Kuala Lumpur, Malaysia, Ahad, 14 April 2019. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Puluhan ribu orang tercatat sudah meneken petisi online yang menuntut pemungutan suara di Sydney, Australia, diulang. Petisi ini muncul setelah adanya kekisruhan pemungutan suara di KJRI dan Town Hall Sydney, Kemarin, 13 April 2019. Ratusan warga negara Indonesia di Sydney dikabarkan tak bisa menggunakan hak pilihnya. 

Berita terkait: Pemilu 2019, Ratusan WNI di Sydney Dikabarkan Tak Bisa Mencoblos

Berdasarkan pantauan Tempo di situs petisi online change.org,  petisi tersebut telah ditandatangani lebih dari 7000 orang dalam kurun waktu kurang dari 12 jam. Dalam keterangannya, petisi tersebut menuntut Pemilu ulang di Sydney diulang. 

“Komunitas masyarat Indonesia di Sydney Australia menginginkan Pemilu Pilpres ulang. Di karenakan pada pemilu 13 april 2019 yang digelar di Sydney ratusan warga Indonesia yang mempunyai hak pilih tidak diijinkan melakukan haknya padahal sudah ada antrian panjang di depan TPS Townhall dari siang,” demikian bunyi keterangan petisi tersebut. 

Kekisruhan pemungutan suara tersebut sebelumnya dikeluhkan sejumlah masyarakat Indonesia yang bermukim di Sydney. Salah satunya adalah Putri. Wanita berusia 24 tahun itu menyebutkan terdapat ratusan warga yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya di sejumlah TPS di KJRI dan Townhall Sydney. 

“Ada ratusan lebih yang tidak bisa vote. Mending kalau kertas suaranya habis. Ini kertas suara masih banyak banget, saya lihat sendiri,” ujar Putri kepada Tempo, Ahad, 14 April 2019. 

Menanggapi permasalahan tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan berkoordinasi dengan Panitia Pengawas Pemilu di Sydney. Komisioner KPU Ilham Saputra menyebutkan, apabila ada rekomendasi dari Panwaslu, Pemilu ulang di Sydney bisa dilakukan. 

“Kami tidak bisa inisiatif memustuskan melakukan pemungutan ulang. Tapi, kemarin kita minta ke PPLN  untuk berkoordinasi dengan Panwas. Kalau dapat rekomendasi dari Panwas bisa saja dilakukan pemungutan ulang,” ujar dia. 

Ketua PPLN Sydney Heranudin mengatakan, ratusan warga negara Indonesia yang tidak bisa memilih itu mayoritas pemilih yang belum terdaftar. Sedangkan, kesempatan mencoblos bagi pemilih yang belum terdaftar tersebut hanya diberi waktu satu  jam. 

“Tidak sedikit pemilih yang datang adalah pemilih yang tidak terdaftar atau tidak tahu bahwa yang bersangkutan masuk dalam kriteria DPKLN. Yang mana DPKLN baru diperbolehkan mencoblos pada satu jam terakhir atau jam 17.00 sampai 18.00,” katanya. 






Politikus Gerindra Anggap Nomor Urut Partai Hanya soal Teknis

9 hari lalu

Politikus Gerindra Anggap Nomor Urut Partai Hanya soal Teknis

Namun politikus Gerindra ini mengakui, semakin kecil angka urutan partai politik maka akan semakin mudah untuk mengenalkan kepada masyarakat.


Ebisu, Hunian Jepang Pertama yang Hadir di Proyek Rp 5 Triliun Crown Group

11 hari lalu

Ebisu, Hunian Jepang Pertama yang Hadir di Proyek Rp 5 Triliun Crown Group

Perusahaan pengembang Australia Crown Group memperkirakan bahwa pada 2024 bangunan Ebisu akan selesai dibangun di Master by Crown, Australia.


Survei SMRC: Dukungan untuk Golkar, PPP, dan PAN Melemah Dibandingkan 2019

27 hari lalu

Survei SMRC: Dukungan untuk Golkar, PPP, dan PAN Melemah Dibandingkan 2019

Jika tren ini berlanjut, hanya Golkar yang diprediksi akan lolos parliamentary threshold untuk Pemilu 2024


HUT RI ke-77, KJRI Sydney Perpanjang Layanan Kekonsuleran

41 hari lalu

HUT RI ke-77, KJRI Sydney Perpanjang Layanan Kekonsuleran

HUT RI ke-77 oleh KJRI Sydney dirayakan lewat cara berbeda, yakni membuka layanan kekonsuleran, khususnya pelayanan paspor.


Pertama Sejak Pandemi, Lari Gembira City2Surf Diselenggarakan Lagi

47 hari lalu

Pertama Sejak Pandemi, Lari Gembira City2Surf Diselenggarakan Lagi

Sydney kembali menyelenggarakan acara lari gembira City2Surf setelah dua tahun ditunda karena pandemi Covid-19.


Respons Petisi, Joko Anwar Pasang Flash Warning Pengabdi Setan 2: Communian di Bioskop

52 hari lalu

Respons Petisi, Joko Anwar Pasang Flash Warning Pengabdi Setan 2: Communian di Bioskop

Joko Anwar setuju untuk memasang peringatan cahaya lampu flash dan strobo yang banyak ditampilkan di film Pengabdi Setan 2: Communion.


Banjir di Sydney Memburuk, 50 Ribu Warga Mengungsi

5 Juli 2022

Banjir di Sydney Memburuk, 50 Ribu Warga Mengungsi

Hujan deras terus mengguyur pantai timur Australia pada Selasa 5 Juli 2022, memperparah banjir di Sydney.


Banjir di Sydney Meluas, Ribuan Diungsikan

4 Juli 2022

Banjir di Sydney Meluas, Ribuan Diungsikan

Perintah evakuasi baru dikeluarkan untuk puluhan ribu penduduk Sydney setelah hujan tanpa henti membanjiri beberapa pinggiran kota, Senin.


Sydney Dilanda Banjir Besar, Ribuan Warga Diperintahkan Mengungsi

3 Juli 2022

Sydney Dilanda Banjir Besar, Ribuan Warga Diperintahkan Mengungsi

Banjir bandang melanda Sydney, kota terbesar di Australia. Banjir lebih parah dibandingkan tahun lalu. Ribuan warganya mengungsi.


Unjuk Rasa Perubahan Iklim di Sydney Rusuh, 11 Orang Ditangkap

27 Juni 2022

Unjuk Rasa Perubahan Iklim di Sydney Rusuh, 11 Orang Ditangkap

Unjuk rasa perubahan iklim di Sydney rusuh setelah puluhan demonstran memblokir jalan-jalan, Senin pagi