Nurdin Abdullah Bicara Soal Peluang Jokowi Menang di Pemilu 2019

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nurdin Abdullah (kanan) dan Andi Sudirman Sulaiman (kiri) setelah dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, 5 September 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    Nurdin Abdullah (kanan) dan Andi Sudirman Sulaiman (kiri) setelah dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, 5 September 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Nurdin Abdullah mengimbau kepada seluruh masyarakat Sulawesi Selatan agar menggunakan hak pilihnya di Pemilihan Umum atau Pemilu 2019 dan mencoblos pada 17 April mendatang. Karena ia mengklaim bahwa semakin tinggi tingkat pemilih maka semakin besar peluang Joko Widodo alias Jokowi menang di pemilihan presiden.

    Baca juga: Megawati: Kalau Mau Golput, Emang Kamu Makan Dari Mana?

    “Semakin tinggi tingkat pemilih, semakin besar peluang Jokowi menang,” ucap Nurdin Abdullah yang juga Gubernur Sulawesi Selatan, Senin sore 8 April 2019.

    Ia menjelaskan jika negara telah menghabiskan anggaran cukup besar untuk demokrasi. Oleh karena itu akan seimbang kalau masyarakat juga memanfaatkan atau menggunakan hak pilihnya. “Masyarakat ini punya hak tentukan pemimpin makanya jangan kita golput,” tutur mantan Bupati Bantaeng dua periode ini.

    Bahkan Nurdin mengatakan mana laik jadi pemimpin di negeri ini telah kelihatan saat debat dan dalam janji kampanyenya. “Saya kira sudah kelihatan kan di debat dan kampanye apa yang mereka janjikan,” tambah Nurdin. Kendati demikian ia mengatakan bahwa tetap waspada dan saling menjaga agar masyarakat profesional sehingga tidak saling menjatuhkan.

    Masa kampanye Pemilu 2019 ini, Nurdin mengaku telah melakukan safari di beberapa kabupaten/kota di Sulsel. Menurut dia kunjungannya ke daerah-daerah lantaran ingin silaturahmi sekaligus menjamin banyak masyarakat tidak golput. “Sampai ujung Sulsel kita kunjungi karena juga memastikan logistik Pemilu sampai,” tutur dia.

    Baca juga: Mobil Terbakar, Ribuan Surat Suara Pemilu 2019 di Malaysia Hangus

    Oleh sebab itu ia berharap kondisi tersebut aman terkendali. Apalagi ia prediksi Makassar dan Sulsel adem-adem selama pemilu. “Tinggal kita saling jagalah, Sulsel juga sudah masuk zona hijau,” ucap Nurdin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.