Ajak Birukan Jakarta, AHY: Jangan Sampai Tak Ada Sisa Pilgub 2017

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komandan Komando Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menemui kader Partai Demokrat di Ulujami, Jakarta Selatan, Kamis, 14 Maret 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri

    Komandan Komando Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menemui kader Partai Demokrat di Ulujami, Jakarta Selatan, Kamis, 14 Maret 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri

    TEMPO.CO, Jakarta - Komandan Komando Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengajak para kadernya untuk "membirukan" Jakarta pada pemilihan legislatif 2019. AHY meminta agar para kader setidaknya mempertahankan hasil pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017 yang diikutinya kala itu.

    "Jangan sampai hasil pilgub 2017 enggak ada sisanya di sini. Mari kita birukan Jakarta," kata AHY di Posko Partai Demokrat, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis, 14 Maret 2019.

    Baca: AHY Minta yang Tak Bisa Bantu Andi Arief Jangan Perkeruh Suasana

    AHY memperkirakan Demokrat bisa meningkatkan perolehan kursi di DKI Jakarta jika hasil pemilihan gubernur itu bisa dipertahankan. Demokrat saat ini memiliki dua kursi di Dewan Perwakilan Rakyat dari tiga daerah pemilihan di Jakarta.

    Tahun ini, kata dia, Demokrat menargetkan bisa memiliki wakil dari tiga dapil DKI Jakarta atau bahkan lebih. "Jakarta ini spesial, penting sekali." Partai Demokrat, kata putra sulung Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono itu, harus hadir di Jakarta dengan kuat.

    Baca: AHY dan Peluru Terakhir Partai Demokrat di Pemilu 2019

    Pada pilgub DKI Jakarta 2017, AHY dan calon wakil gubernur Sylviana Murni memperoleh 17,07 persen suara. Dalam pemilihan legislatif 2019 Demokrat menargetkan double digit dan lebih tinggi dari perolehan suara pileg 2014 sebesar 10,2 persen.

    "Mari kita birukan Jakarta ini dengan baik. Tapi birunya yang ini jangan biru yang lain. Ada beberapa biru soalnya, tapi yang paten adalah biru Demokrat ini," kata AHY.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.