Caleg Jawa Timur 9 Mesti Lomba Blusukan Memikat Para Pemilih

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas logistik KPU Pusat melipat surat suara pemilihan Anggota DPR RI Pemilu 2019 untuk pemilih luar negeri di gudang logistik KPU di Benda, Tangerang, Banten, Ahad, 17 Februari 2019. Pemungutan suara di dalam negeri akan dilakukan pada 17 April 2019. ANTARA/Muhammad Iqbal

    Petugas logistik KPU Pusat melipat surat suara pemilihan Anggota DPR RI Pemilu 2019 untuk pemilih luar negeri di gudang logistik KPU di Benda, Tangerang, Banten, Ahad, 17 Februari 2019. Pemungutan suara di dalam negeri akan dilakukan pada 17 April 2019. ANTARA/Muhammad Iqbal

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemilihan calon anggota legislatif di daerah pemilihan Jawa Timur 9 diwarnai persaingan para calon legislator inkumben. Caleg Jawa Timur 9 ini total berjumlah 82 orang, dan mereka berebut sekitar 1,97 juta pemilih di daerah Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bojonegoro.

    Pengamat politik dari Universitas Brawijaya, Wawan Sobari, mengatakan para caleg Jawa Timur 9 ini bakal berhadapan dengan karakteristik pemilih yang butuh mengenal calon legislatornya secara dekat. “Karakteristik pemilih di daerah ini mereferensi pada suatu yang bersifat tangible, tampak, dan bisa dirasakan langsung,” kata dia kepada Tempo, kemarin.

    Menurut Wawan, karakteristik itulah yang membuat para caleg Jawa Timur 9 mau tak mau harus blusukan mencari suara. Karakteristik pemilih inilah yang membuat para calon inkumben diuntungkan dibanding calon baru. Syaratnya, kata dia, calon inkumben telah memberikan sumbangsihnya pada aspek sosial dan ekonomi masyarakat.

    “Pemilih suka membanding-bandingkan. Strateginya harus lebih konkret. Kalau dia turun ke dapil, apa yang disumbangkan untuk dapil itu,” ujarnya.

    Wawan memprediksi persaingan di daerah pemilihan Jawa Timur 9 akan didominasi persaingan antara calon dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

    Dalam Pemilihan Umum 2014, PKB mendominasi dengan perolehan 318.078 suara. PDIP berada di posisi kedua dengan perolehan 204.374 suara. PKB dan PDIP sama-sama mengusung kembali calon inkumbennya di urutan teratas daftar calon, yaitu Lukmanul Hakim dan Abidin Fikri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.