Caleg Inkumben Berebut Suara Santri di Dapil Jawa Timur 8

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKB Anwar Rachman menyapa Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo dan Laode Muhammad Syarif setelah rapat dengar pendapat di DPR, Jakarta, Kamis, 7 Juni 2018. Tempo Rezki Alvionitasari.

    Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKB Anwar Rachman menyapa Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo dan Laode Muhammad Syarif setelah rapat dengar pendapat di DPR, Jakarta, Kamis, 7 Juni 2018. Tempo Rezki Alvionitasari.

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon legislator (caleg) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di daerah pemilihan Jawa Timur 8 merasa di atas angin. Mayoritas pemilih di daerah pemilihan yang meliputi Kabupaten Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Madiun, Kota Mojokerto, dan Madiun ini merupakan warga Nahdlatul Ulama (NU). "Wilayah ini basis PKB. Kalau di sini, kami sama saja mencari ikan dalam tambak," kata anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari PKB, Anwar Rachman, kepada Tempo, Ahad, 10 Maret 2019.

    Baca: Ada Caleg Eks Koruptor, PDIP: Itu karena Kecolongan

    Anwar merupakan anggota DPR periode 2014-2019 yang menggantikan Ida Fauziyah karena maju sebagai calon wakil gubernur dalam pemilihan kepala daerah Jawa Tengah 2018. Anwar bersama sembilan calon legislator PKB kembali maju dalam pemilihan anggota legislatif tahun ini.

    Pada Pemilu 2014, PKB mendapat 2 kursi di dapil ini lewat Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PKB, sebanyak 116.692 suara dan Ida Fauziyah sebanyak 37.251 suara.


    Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menurut Anwar, calon wakil presiden Ma'ruf Amin, yang mendampingi Joko Widodo dalam pemilu presiden, juga menjadi satu pendukung. Ma’ruf adalah Rais Aam Pengurus Besar NU. Anwar mengatakan penduduk Jombang dan sekitarnya memiliki budaya tradisional yang masih mendengar petuah para kiai. "Sebanyak 75 persen penduduknya NU. Mau enggak mau mereka nurut kiai," ujarnya.

    Calon legislator inkumben dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Mindo Sianipar, mengiyakan ucapan Anwar. Mindo mengatakan perjuangan calon legislator PDIP menjadi lebih berat karena faktor Ma'ruf. Meski begitu, ia tetap optimistis mampu menggalang dukungan dari kalangan petani. "Untuk kelompok santri, betul saya buat pendekatan, tapi tetap saja berbasis pertanian," kata Mindo.

    Sebanyak 136 calon legislator di daerah pemilihan Jawa Timur 8 akan berebut 10 kursi parlemen. Jumlah pemilih di enam kabupaten di dapil ini mencapai 3,5 juta orang. Di sini bertarung beberapa calon legislator inkumben, seperti Anwar, Mindo, Muhaimin Iskandar, dan Soehartono dari NasDem; Sadarestuwati dari PDIP; serta Mohammad Suryo Alam dari Golkar. Artis Denada, dari Partai Amanat Nasional, turut bertarung di dapil ini.

    Baca: Ada 40 Penyandang Disabilitas Jadi Caleg, Intip Latar Mereka

    Peneliti dari Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia, Lucius Karus, menilai pemilih tradisional mendominasi dapil Jawa Timur 8. Mereka biasanya mengandalkan ketokohan dan popularitas seseorang, misalnya tokoh agama dan suku. "Agama di sini juga mesti punya warna ke-NU-an. Ini merupakan tempat atau basis pokok NU," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.