Kotak Suara Kardus di Cilacap Dimakan Rayap

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja merangkai kotak suara kardus di Gudang Logistik KPU Kota Tasikmalaya, Cibeurem, Jawa Barat, Jumat 1 Februari 2019. KPU Kota Tasikmalaya menyatakan kesiapan logistik Pemilu 2019 sudah mencapai 90 persen, diantaranya dengan 10.410 kotak suara dan 4.325 bilik suara yang telah tersedia untuk nantinya didistribusikan ke 2.063 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 10 kecamatan. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

    Pekerja merangkai kotak suara kardus di Gudang Logistik KPU Kota Tasikmalaya, Cibeurem, Jawa Barat, Jumat 1 Februari 2019. KPU Kota Tasikmalaya menyatakan kesiapan logistik Pemilu 2019 sudah mencapai 90 persen, diantaranya dengan 10.410 kotak suara dan 4.325 bilik suara yang telah tersedia untuk nantinya didistribusikan ke 2.063 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 10 kecamatan. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kotak suara kardus di Cilacap, Jawa Tengah, dimakan rayap di tempat penyimpanan di Gedung Juang 45. Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Cilacap pun meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cilacap menyiapkan gudang penyimpanan yang lebih baik lagi.

    Baca: Warga Bawang Banjarnegara Ubah Sampah Plastik Jadi BBM

    “Ternyata diketahui ada satu plastik yang berisi lima kotak suara rusak, akibat dimakan rayap,” ujar Komisioner Bawaslu Cilacap Warsid, Rabu, 20 Februari 2019.

    Lima kotak suara di dalam plastik hitam yang dimakan rayap ini diketahui Bawaslu pada Selasa. Kotak suara tersebut rusak, sehingga tidak bisa digunakan untuk pemilu pada April mendatang.

    Menurut Warsid, rayap tersebut sudah menempel di palet kayu yang menjadi alas penyimpanan kotak suara di Gedung Juang 45. Palet kayu tersebut juga sudah dalam keadaan rusak. Padahal, lantai Gedung Juang 45 sebelumnya sudah disemprot anti rayap, untuk mencegah adanya rayap masuk.

    “Kelihatannya rayap sudah nempel di palet, lalu naik ke plastik berisi kotak suara. Karena kondisi sudah cukup lama penyimpanannya,” katanya.

    Bawaslu meminta hal ini perhatian dari KPU pada saat penyimpanan logistik di kecamatan-kecamatan. Agar kejadian serupa tidak lagi terjadi pada saat disimpan di gudang-gudang kecamatan.

    KPU, kata Warsid, harus bisa menjamin keamanan gudang logistik, terutama dari kelembaban, keamanan dari cuaca hujan yang saat ini masih terjadi. “Kami menyarankan kepada KPU untuk menyiapkan betul gudang logistik yang memadai, jangan sampai menjelang hari-H baru diketahui ada yang mengalami kerusakan, sehingga terjadi kekurangan kotak suara,” ujar Warsid.

    Baca: KPU Madiun Mulai Rakit Kotak Suara Pemilu, Dibutuhkan 12.990 Unit

    Beberapa saat lalu Ketua KPU Cilacap Handi Tri Ujiono mengatakan Gedung Juang 45 sudah diberikan obat antijamur dan antirayap sebagai antisipasi adanya serangga merusak logistik berupa kardus. “Kami memiliki gudang yang aman, karena bahannya dari karton,” ujarnya beberapa saat lalu.

    SATELITPOST.COM | TERAS.ID


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.