Caleg Simpatisan FPI Mundur, Sekjen: Kekuatan PBB Ada di Yusril

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo alias Jokowi, bersama kuasa hukumnya di pemilihan presiden, Yusril Ihza Mahendra, usai rapat persiapan debat di Djakarta Theater, Jakarta, 16 Januari 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo alias Jokowi, bersama kuasa hukumnya di pemilihan presiden, Yusril Ihza Mahendra, usai rapat persiapan debat di Djakarta Theater, Jakarta, 16 Januari 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Bulan Bintang (PBB), Afriyansyah Noor atau Ferry, mengatakan kekuatan PBB ada di Yusril Ihza Mahendra sebagai ketua umum partai. PBB, kata dia, tak mempermasalahkan sejumlah caleg simpatisan Front Pembela Islam mengundurkan diri.

    Baca: Yusril Persilakan Rizieq Shihab Tarik Anggota FPI dari PBB

    "Kekuatan PBB ada pada Ketua Umum Yusril Ihza Mahendra, karena beliau sudah bekerja untuk Islam dan negara," kata Ferry pada Tempo, Jumat, 1 Februari 2019.

    Menurut Ferry, partainya tidak mengalami masalah dengan adanya sejumlah calon anggota legislatif yang terafiliasi dengan FPI mengundurkan diri karena beda sikap dengan pengurus pusat di pemilihan presiden 2019. Meski ada caleg yang pergi, kata dia, PBB akan mampu lolos ke parlemen di pemilihan umum mendatang.

    "Selain caleg FPI banyak kader PBB yang mumpuni dan punya kekuatan. Jadi enggak masalah buat PBB," kata Ferry. Dia memaklumi keputusan para caleg yang menyatakan mundur. Menurut dia, pengurus pusat tidak bisa melarang lantaran hal itu merupakan hak para caleg.

    Baca: PBB Bantah Ada Bedol Desa Caleg Mundur karena Dukung Prabowo

    Polemik di PBB bermula dari keputusan DPP yang mendukung pasangan calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin. Keputusan ini menyusul langkah Yusril yang sebelumnya, secara pribadi, menjadi kuasa hukum pasangan calon itu.

    Akibat keputusan itu, sejumlah caleg yang mendukung pasangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menyatakan mundur. Belakangan, Imam Besar FPI, Rizieq Shihab, meminta aktivis FPI yang menjadi caleg PBB melakukan hal serupa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.