Caleg PBB Novel Bamukmin Ingin Mundur, KPU: Tak Ada Mekanismenya

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal DPD Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta Novel Bamukmin, saat mengawal jalannya persidangan kasus penistaan agama dengan tersangka Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pengadilan Jakarta utara, 20 Desember 2016. TEMPO/Maria Fransisca

    Sekretaris Jenderal DPD Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta Novel Bamukmin, saat mengawal jalannya persidangan kasus penistaan agama dengan tersangka Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pengadilan Jakarta utara, 20 Desember 2016. TEMPO/Maria Fransisca

    TEMPO.CO, Jakarta - Menanggapi rencana mundur politikus Partai Bulan Bintang (PBB) Novel Bamukmin sebagai calon legislator (caleg), Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan saat ini seseorang sudah tak dapat mundur dari caleg. "Sampai hari ini tak ada mekanismenya," kata Arief Budiman seusai menjadi pembicara dalam diskusi RRI, Jakarta, Selasa, 29 Januari 2019.

    Menurut Arief, pengunduran diri caleg harus melalui mekanisme dengan partainya masing-masing. Sebab, kata dia, yang mendaftarkan caleg-caleg itu ke KPU adalah partai yang bersangkutan. "Yang daftar kan partai politik, jika ada perubahan ya yang menyampaikan partai politik."

    Baca: Caleg PBB Poros Mekkah Deklarasikan Dukung Prabowo - Sandiaga

    Arief menegaskan, caleg partai juga tak bisa serta merta mengundurkan diri saat ini. Sebab, kata dia, proses pemilu seperti pengadaan logistik telah berjalan. "Wong sudah dicetak surat suaranya," ucapnya.

    Sebelumnya, Novel Bamukmin mengatakan akan mengundurkan diri sebagai caleg dari PBB dalam waktu dekat. Keputusan itu diambil lantaran Novel merasa dikhianati dan dibohongi oleh Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra. "Kami akan mundur massal karena dikhianati dan dibohongi bertubi-tubi oleh YIM," kata Koordinator Humas Persaudaraan Alumni 212 ini melalui pesan teks kepada Tempo, Senin, 28 Januari 2019.

    Baca: Hari Ini, KPU Umumkan Caleg yang Mantan Narapidana

    Pengunduran diri Novel Bamukmin dan beberapa caleg lain dari PBB ini akibat polemik politik di dalam internal partainya. Novel menuturkan, sebelumnya ia menjadi caleg PBB lantaran partai itu partai Islam satu-satunya dan siap untuk ganti presiden pada 2019.

    Namun, Yusril sebagai ketua umum malah mendeklarasikan dukungan PBB untuk pasangan calon Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin. Dukungan itu telah diputuskan dalam rapat pleno Dewan Pimpinan Pusat PBB pada 19 Januari 2019.

    SYAFIUL HADI | RYAN DWIKY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Catatan Larangan Pemakaian Kantong Plastik di DKI Jakarta

    Pergub DKI Jakarta tentang larangan pemakaian kantong plastik berlaku 1 Juli 2020. Ada sejumlah sanksi denda dan pencabutan izin usaha bila melanggar.