5 Poin Pidato Megawati HUT PDIP: Alih Generasi - Kader Karbitan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, berpidato dalam acara ulang tahun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ke-46 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Kamis 10 Januari 2019. TEMPO/Subekti.

    Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, berpidato dalam acara ulang tahun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ke-46 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Kamis 10 Januari 2019. TEMPO/Subekti.

    3. Menjaga Partai Tetap Solid

    Untuk memenangkan pemilu, Megawati juga mengingatkan kadernya untuk tetap solid. "Maka, jangan bertengkar karena perebutan kursi. Jangan saling sikut. Singkirkan metode konflik, enyahkan hasrat devide et impera. Jangan karena ambisi berkuasa, lantas sibukkan diri menebarkan benih perpecahan. Jangan kampanyekan kebencian," ujar dia.

    Baca: Megawati Sindir Sikap Pendukung Prabowo di Depan Zulkifli Hasan

    Menurut Mega, jika partai pecah, berarti sudah kalah dari awal pertempuran politik. "Tetapi, jika kita solid maka setengah pertempuran sesungguhnya telah kita menangka. Setengahnya lagi, turunlah ke bawah, datangi rakyat, sapa mereka, menangkan hati rakyat," ujar dia.

    4. Membumikan Pancasila

    Menurut Megawati, jika ingin bangsa ini selamat, maka tak ada jalan lain selain membumikan Pancasila. "Persatuan Indonesia dalam gotong royong nasional adalah syarat mutlak Pancasila dapat dibumikan. Tentu, tentu ini bukan perkara mudah. Tetapi, saya percaya kita bisa, Indonesia pasti bisa! ujar dia.

    Simak juga: Megawati, Prabowo, dan Kenangan Nasi Goreng

    Megawati mengingatkan kembali, pada tanggal 17 Agustus 1959, Bung Karno berpesan kepada bangsa Indonesia bahwa akan ada banyak kesulitan yang akan dihadap, tetapi, pengalaman yang sudah-sudah membuktikan, bahwa Indonesia selalu bertahan mengatasi kesulitan-kesulitan yang maha besar.

    "Ya, asal kita tetap bersatu, asal kita tetap berjiwa segar. Asal kita tetap menjaga, jangan sampai perjuangan kita ini dihinggapi oleh penyakit-penyakit yang sesat. Asal kita tetap berjalan di atas relnya Proklamasi, Insya Allah, kita akan atasi segala kesulitan yang akan menghadang, kita akan ganyang kesulitan yang akan menghalang!” ujar Megawati menirukan pidato Bung Karno.

    5. Peringatkan Kader 2024 soal Alih Generasi

    Megawati juga menyiratkan bahwa partainya tidak hanya menyiapkan pemilihan presiden 2019 melainkan juga meminta kader mempersiapkan strategi memenangkan pemilihan presiden 2024.

    Baca: Blak-blakan, Megawati Sebenarnya Ingin JK Dampingi Jokowi Lagi

    "Pemilu 2019 itu hanya sebuah momen. Satu langkah yang sebenarnya, yang akan terjadi nantinya sesungguhnya adalah pada 2024," ujar Megawati

    Menurut Megawati, 2024 merupakan saat krusial dimana alih generasi akan terjadi. "Kenapa? Karena sebenarnya dari keadaan bangsa itu akan benar-benar terjadi alih generasi (tahun 2024). Jadi, kalian bersiaplah jangan tengok kiri, tengok kanan, lurus ke depan. Rakyatlah yang jadi penentu," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Puncak Gunung Everest Mencair, Mayat Para Pendaki Tersingkap

    Akibat menipisnya salju dan es di Gunung Everest, jenazah para pendaki yang selama ini tertimbun mulai tersingkap. Ini rincian singkatnya.