KSAD Imbau Purnawirawan TNI AD Ikut Jaga Situasi Menjelang Pemilu

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono memimpin upacara serah-terima jabatan Pangkostrad, tiga pejabat Pangdam, Dankodiklatad dan pejabat Asisten Logistik Kasad di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Senin, 23 Juli 2018. | Humas TNI AD

    Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono memimpin upacara serah-terima jabatan Pangkostrad, tiga pejabat Pangdam, Dankodiklatad dan pejabat Asisten Logistik Kasad di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Senin, 23 Juli 2018. | Humas TNI AD

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal Mulyono menegaskan TNI AD akan turut membantu dan mengawal pelaksanaan pemilu dan pilrpes yang akan dilaksanakan serentak pada April 2019.

    "Sesuai tugas dan kapasitasnya, TNI AD akan turut membantu, mengawal dan menjaga pelaksanaan pesta demokrasi ini guna menjamin ketertiban dan kenyamanan rakyat dalam menggunakan hak-hak politiknya," kata Mulyono di Gedung AH. Nasution Kesatrian Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah pada Ahad, 11 November 2018.

    Baca: Akmil Gelar Wisuda Gatot Nurmantyo dan Ratusan Purnawirawan TNI

    Dalam masa pengawalan itu juga, kata Mulyono, akan sekaligus menjadi momen pembuktian atas netralitas TNI. Ia pun mengimbau agar seluruh para purnawirawan dan anggota aktif untuk tetap bisa menjaga situasi yang kondusif menjelang pesta demokrasi.

    "Beliau-beliau ini kan sedang sipil, mau menyalurkan aspirasi politik. Itu hak mereka. Tapi tetap kami imbau agar menyalurkan aspirasi politiknya yang benar," kata Mulyono.

    Pernyataan itu diucapkan Mulyono saat memberikan sambutan dalam upacara wisuda 136 Purnawira Pati para TNI AD di Gedung AH. Nasution Kesatrian Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah.

    Baca: Koalisi Sipil Beri Catatan ke Jokowi Soal Pergantian KSAD

    Salah satu Purnawira Pati TNI AD yang diwisuda adalah mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo. "Menyusul ada 10 Letjen TNI, 46 Mayjen TNI, dan 74 Brigjen TNI," kata Mulyono.

    Para purnawirawan ini sudah dinyatakan pensiun sejak Maret 2018. Mulyono menuturkan, wisuda kali ini sengaja baru dilakukan supaya lebih spesial. Sebab, bertepatan dengan momentum peringatan Hari Ulang Tahun Akmil ke-61.

    Wisuda purnawira ini, kata Mulyono, merupakan sebuah seremonial untuk memberikan penghargaan dan ungkapan rasa hormat yang setinggi-tingginya dari segenap keluarga besar TNI AD kepada perwira tinggi TNI AD atas pengabdiannya.

    Baca: Kasad Australia Kunjungi Markas Kopassus Bahas Kerja Sama Militer


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.