Ketua GNPF Cerita Kedekatannya dengan PKS

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menyaksikan pembacaan dan penandatanganan pakta integritas para calon anggota legislatif dari PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, 14 Oktober 2018. TEMPO/Friski Riana

    Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menyaksikan pembacaan dan penandatanganan pakta integritas para calon anggota legislatif dari PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, 14 Oktober 2018. TEMPO/Friski Riana

    TEMPO.CO, Depok - Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Muhammad Martak mengatakan memiliki kedekatan dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

    Baca: Sohibul Iman: Banyak yang Ingin Kader PKS Nangis Bombay

    "Kedekatan saya dengan partai yang saya cintai ini, PKS, bukan sebatas 5 atau 10 atau 15 atau 20 tahun, bahkan seingat saya sudah mencapai hampir 30 tahun," kata Yusuf Martak dalam acara konsolidasi nasional pemenangan pemilu 2019 yang diselenggarakan PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, pada Ahad, 14 Oktober 2018.

    Yusuf mengatakan, salah satu orang yang menjadi saksi bahwa dirinya cinta PKS adalah Abu Bakar Alhabsyi, kader PKS yang kini menjabat sebagai anggota DPR. Yusuf mengatakan memiliki kesamaan visi dan misi dengan partai tersebut.

    "Pertanyaannya, kenapa saya mencintai PKS? Karena di PKS banyak tantangannya, dan ada tujuan mulia. Tidak hanya berkutat dan bermain dalam ruang politik saja," kata dia.

    Karena alasan itu lah, Yusuf mengatakan bahwa GNPF Ulama memperjuangkan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri sebagai calon wakil presiden yang mendampingi Prabowo Subianto. Namun, ia menegaskan bahwa dalam perjuangannya mendorong Salim Segaf Al-Jufri, tidak ada negosiasi politik.

    "Jadi alhamdulillah tidak pernah ada isu yang diangkat bahwa GNPF ada berkolaborasi dengan PKS, tidak ada. Di dalam perjuangan melalui rekomendasi ijtima ulama pertama, kami memperjuangkan ketua majelis syuro dengan segala upaya," katanya.

    Simak juga: Gelar Konsolidasi Nasional, PKS Ingin Jadi Partai Papan Atas

    Selain itu, Yusuf mengatakan bahwa PKS tidak pernah abu-abu terhadap GNPF Ulama. Hal itu, kata Yusuf, terbukti sejak aksi 411 dan 212. "PKS selalu ikut berkontribusi, terlibat, dan tidak abu-abu," kata Yusuf.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.