Senin, 17 Desember 2018

Survei LSI Denny JA: PDIP Berpotensi Jadi Partai Paling Kuat

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Bendera Partai PDIP. Tempo/Arie Basuki

    Ilustrasi Bendera Partai PDIP. Tempo/Arie Basuki

    TEMPO.CO, Jakarta -  Melansir hasil survei tentang kerinduan publik terhadap Indonesia yang kuat dalam pemilihan umum 2019, survei Lingkaran Survei Indonesia atau LSI Denny JA menyatakan mayoritas respondennya memperkirakan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berpotensi menjadi partai yang sangat kuat pada pemilu 2018. 

    "Sebanyak 37,4 persen masyarakat menjawab PDIP adalah partai yang dinilai berpotensi menjadi partai paling kuat," kata peneliti LSI, Rully Akbar, dalam konferensi pers di kantor mereka, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis, 4 Oktober 2018. 

    Baca: Survei: Jokowi Paling Konsisten Perjuangkan Pancasila

    Survei LSI ini dilakukan pada 14-22 September 2018 dengan responden berjumlah 1.200 orang. Wawancara untuk survei dilakukan dengan metode tatap muka menggunakan kuesioner. Survei juga dilengkapi dengan forum group discussion (FGD) dan analisis media serta wawancara mendalam.

    Indikator PDIP unggul mengalahkan partai lainnya ialah rekam jejaknya. Partai itu satu-satunya partai yang pernah meraup suara di atas 30 persen sejak pemilu era reformasi.

    Baca: Survei: Gerakan #2019GantiPresiden Makin ...

    Responden pun menilai PDIP adalah partai yang konsisten memperjuangkan Pancasila dengan sosok pemimpin yang kuat. Tokoh Megawati sebagai Ketua Umum PDIP masih dipandang sebagai figur. 

    Setelah PDIP, 16,7 persen reponden memilih Partai Golkar sebagai partai yang diprediksi menjadi yang terkuat. Kemudian disusul Partai Gerindra sebesar 14,8 persen, dan Partai Demokrat 9,8 persen. Sedangkan 9,2 persen responden survei ini memilih partai lainnya dan 12,1 persen responden memilih tidak menjawab.


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".