Jumat, 16 November 2018

Abdul Hakim, Caleg Muda PAN, Gaet Milenial Lewat Lapangan Kerja

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja melakukan penjahitan dalam proses pembuatan bilik dan kotak suara di tempat pembuatannya di kawasan Pergudangan Dadap, Kosambi, Tangerang, Banten, Minggu, 30 September 2018. Sebanyak 811.272 bilik suara dan 540.940 kotak suara untuk pemilu legislatif dan presiden 2019, yang berbahan kardus, diproduksi di Tangerang dan ditargetkan selesai pada 30 November 2018. ANTARA

    Pekerja melakukan penjahitan dalam proses pembuatan bilik dan kotak suara di tempat pembuatannya di kawasan Pergudangan Dadap, Kosambi, Tangerang, Banten, Minggu, 30 September 2018. Sebanyak 811.272 bilik suara dan 540.940 kotak suara untuk pemilu legislatif dan presiden 2019, yang berbahan kardus, diproduksi di Tangerang dan ditargetkan selesai pada 30 November 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Amanat Nasional mengusung caleg muda untuk merebut pemilih milenial di Jawa Timur. Mereka diyakini mampu berkomunikasi dan memahami kebutuhan anak muda di daerah pemilihannya.

    Baca: Caleg Muda PKS Berambisi Ubah Sistem Ekonomi Indonesia

    Abdul Hakim Bafagih adalah salah satu caleg muda DPR RI yang diusung PAN dari daerah pemilihan 8 Jawa Timur. Adik sepupu Walikota Kediri Abdullah Abubakar ini masih berusia 26 tahun ketika mendapat mandat maju di wilayah Kabupaten Madiun, Kota Madiun, Nganjuk, Jombang, Kota Mojokerto, dan Kabupaten Mojokerto.

    “Saya sudah melakukan pemetaan demografi, di sana (daerah pemilihan) banyak sekali anak muda yang produktif,” kata Hakim kepada Tempo, Senin 1 Oktober 2018.

    Di usia yang cukup muda dan berstatus lajang, Hakim merasa cukup mampu bertarung dengan politikus senior dari partai lain. Salah satunya adalah Sirmadji, politikus gaek Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.  

    Alih-alih minder, Hakim justru merasa punya nilai lebih untuk menggaet pemilih milenial dibanding politikus tua. Karena itu pengusaha muda yang bergerak di bidang kulit mentah ini menyasar kelompok muda sebagai calon pemilihnya.

    Tak sekedar menemani kongkow, kepada mereka, Hakim menawarkan  solusi lapangan kerja yang banyak dibutuhkan kelompok produktif. Menurut penelitiannya, 61,3 persen penduduk di dapil 8 memiliki penghasilan di bawah Rp 2 juta. Bahkan sebanyak 21,4 persen tidak berpenghasilan alias menganggur.”Saya akan konsen membuka kesempatan kerja agar pengangguran turun,” katanya.

    Selain berdiskusi dengan partai, Hakim juga mengaku belajar dari kesuksesan saudaranya Abdullah Abubakar. Dia terpilih menjadi Walikota Kediri hingga dua periode karena salah satu keberhasilannya menaikkan nilai pertumbuhan ekonomi mencapai 5,5 persen, di atas  pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,02 persen.

    Sekretaris DPW PAN Jawa Timur Basuki Babussalam mengatakan partainya memberikan kesempatan kepada caleg muda untuk bertarung dalam pemilihan 2019 mendatang. Alasannya, politikus muda memilih daya jangkau lebih kuat dibanding orang tua dalam mengikuti gelombang besar perubahan. “Kami perlu kemampuan beradaptasi, dan anak muda memiliki daya jangkau lebih kuat,” katanya.

    Tak main-main, DPW PAN mentargetkan sumbangan suara 35 persen dari caleg muda yang diusung. Karena itu secara terus menerus partai memberikan pembekalan kepada mereka agar lebih siap menghadapi kontestasi.

    Simak juga: Dara Adinda, Caleg Muda yang Siap Bertarung dengan Djarot Saiful

    Selain Abdul Hakim Bafagih, PAN juga mengusung beberapa caleg muda di daerah pemilihan Jawa Timur. Mereka adalah Eron Ariodito, adik kandung Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestiando Dardak yang maju menjadi Caleg DPR RI dari dapil 7, Alila Bachsin, adik ipar Emil Dardak atau adik kandung Arumi Bachsin yang maju menjadi Caleg DPRD Jawa Timur dari dapil yang sama, serta penyanyi dangdut Denada. Denada maju ke senayan dari dapil 8 Jawa Timur.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.