Selasa, 11 Desember 2018

Pesan Akbar Tanjung bagi Caleg Golkar Menangkan Pemilu 2019

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perindustrian yang juga bakal calon Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kedua kiri), Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung (tengah), Inisiator Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) Ahmad Doli Kurnia (kedua kanan), Politisi Senior Partai Golkar Abdul Gafur (kanan) dan kader Partai Golkar Yorrys Raweyai (kiri) menghadiri acara Sarasehan Nasional GMPG di Hotel Manhathan, Jakarta, 10 Desember 2017. Sarasehan tersebut mengambi tema

    Menteri Perindustrian yang juga bakal calon Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kedua kiri), Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung (tengah), Inisiator Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) Ahmad Doli Kurnia (kedua kanan), Politisi Senior Partai Golkar Abdul Gafur (kanan) dan kader Partai Golkar Yorrys Raweyai (kiri) menghadiri acara Sarasehan Nasional GMPG di Hotel Manhathan, Jakarta, 10 Desember 2017. Sarasehan tersebut mengambi tema "Merumuskan Pembaharuan dan Kebangkitan Partai Golkar." Tempo/Ilham Fikri

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung meminta para calon anggota legislatif atau caleg untuk habis-habisan berjuang memenangkan pemilu 2019.

    "Saya menggaris bawahi apa yang menjadi tekad buat Partai Golkar akan berjuang memenangkan pemilu 2019, setidaknya kita bisa mencapai kursi, menaikan suara kita melebihi 2014, 2009," kata Akbar Tanjung di acara workshop Pileg dan Pilpres 2019 di Hotel Century, Jakarta, Sabtu, 29 September 2018.

    Baca: KPU Tetapkan Daftar Calon Tetap DPR Sebanyak 7.968 Caleg

    Akbar mengatakan perjuangan para caleg bisa dimulai dari daerah pemilihan masing-masing. Mereka harus bisa menaikan perolehan suara di dapilnya. "Bila mana kita mampu naikan perolehan suara kita, insya Allah bisa jadi pemenang kembali," kata dia.

    Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo mengungkapkan partainya akan memaksimalkan perolehan suara di sejumlah daerah. Misalnya, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Selatan, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan.

    Wilayah tersebut, kata Bambang Soesatyo, merupakan basis suara yang signifikan pada 2014. Ia menuturkan bahwa Golkar akan memastikan tiap dapil minimal mendapatkan satu kursi. "Sama dengan 14 persen berarti sudah melampaui banyak lembaga survei yang menepatkan Partai Golkar di 11 persen (perolehan suara pileg 2019)," kata Bambang.

    Baca: ICW Dorong Pembentukan UU Larang Eks Napi Korupsi Jadi Caleg

    Selain itu, Bambang meminta kepada para caleg untuk waspada dan banyak tiarap. Ia meminta mereka menghentikan praktek lama, seperti main-main dalam proyek di semua tingkatan, dan fokus pada pemenangan pileg dan pilpres.

    "Tak boleh lagi menyalahgunakan jabatan karena semua mata dan semua strategi untuk memangkas kita itu sudah disiapkan jebakan batman-nya. Makanya kita mesti wasapada. Karena kita dianggap penghalang dari yang ingin menempati posisi kita di nomor dua," kata Bambang.

    Baca: Golkar Ganti Dua Caleg Eks Koruptor ke KPU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.