Selasa, 11 Desember 2018

KPU Imbau Peserta Hindari Tiga Hal di Pemilu 2019

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 2019, pimpinan partai politik peserta pemilu 2019, dan perwakilan anggota DPD DKI Jakarta membacakan ikrar Kampanye Damai Pemilu Serentak 2019 di halaman tugu Monumen Nasional, Jakarta, 23 September 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 2019, pimpinan partai politik peserta pemilu 2019, dan perwakilan anggota DPD DKI Jakarta membacakan ikrar Kampanye Damai Pemilu Serentak 2019 di halaman tugu Monumen Nasional, Jakarta, 23 September 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Pemilihan Umum atau KPU, Arief Budiman, memberikan imbauan kepada seluruh peserta Pemilihan Umum 2019 untuk menghindari tiga hal, yaitu politisasi SARA, politik uang, dan   melakukan saling hujat atau menghina.

    Baca: KPU Minta Peserta Pemilu Manfaatkan Masa Kampanye Sebaik-baiknya

    “Tema yang diangkat dalam kegiatan kali ini adalah kampanye anti SARA dan hoaks, untuk menjadikan pemilih berdaulat agar negara kuat,” kata Arief dalam pembukaannya di acara Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2019, Monas, Jakarta, Ahad, 23 September 2018.

    Menurut Arief kegiatan ini bertujuan untuk meneguhkan komitmen peserta pemilu. Tujuannya agar dalam proses kampanye pemilu 2019 nanti, keutuhan NKRi tetap terjaga, dan berjalan berdasarkan pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

    Deklarasi ini sekaligus menandakan resminya masa kampanye pemilu 2019, yang akan berlangsung dari hari ini hingga 13 April 2019 nanti.

    Arief mengingatkan selama masa kampanye peserta pemilu wajib menggunakan metode sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Pada masa kampanye idealnya diisi dengan kegiatan untuk mengenalkan visi misi, program, atau citra diri peserta pemilu.

    “Kegiatan kampanye juga merupakan upaya peserta pemilu untuk memberikan pendidikan politik kepada pemilih agar diharapkan meningkatkan angka partisipasi,” ujar dia.

    Baca: Jokowi dan Prabowo Ikrarkan 3 Janji Kampanye Damai Pilpres 2019

    Sebelumnya KPU telah menetapkan 16 partai peserta pemilu, 4 parpol lokal, dan dua pasangan capres dan cawapres. KPU juga telah menetapkan DPD, DPR, DPRD provinsi dan kabupaten/kota pada Kamis, 20 September 2018 lalu.

    “Dengan mengucap bismillah, pada hari ini KPU menyerukan kampanye damai pemilu 2019,” tutur Arief.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.