Jumat, 16 November 2018

Elektabilitas Partai Golkar Merosot Berdasarkan Survei Alvara

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto membuka acara workshop nasional anggota FPG DPRD se-Indonesia di Hotel Redtop, Jakarta, Jumat, 20 Juli 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto membuka acara workshop nasional anggota FPG DPRD se-Indonesia di Hotel Redtop, Jakarta, Jumat, 20 Juli 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta-Elektabilitas Partai Golkar merosot ke peringkat tiga berdasarkan hasil survei Alvara Research Center pasca-pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden pada Agustus 2018. Golkar hanya memperoleh suara 7,8 persen atau di bawah PDI Perjuangan yang memperoleh suara 26,1 persen dan Partai Gerindra dengan perolehan 18,7 persen.

    "Hal ini tentu tidak terlepas dari calon presiden dan calon wakil presiden yang mempengaruhi elektabiltas partai," ujar ujar CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali di Hotel Oria, Jakarta pada Ahad, 26 Agustus 2018.

    Baca: Golkar Ganti Dua Caleg Eks Koruptor ke KPU

    Hasil berbagai lembaga survei sebelumnya, Golkar selalu menempati peringkat dua. Golkar selalu dengan elektabilitas terbesar di bawah PDI Perjuangan dan di atas Partai Gerindra. Elektabilitas Partai Golkar juga diprediksi bakal stagnan dalam pemilu 2019 karena tidak pernah mengalami penurunan atau penaikan elektabilitas yang tajam. 

    Jika dibandingkan dengan survei teranyar Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada Juli, sebelum pendaftaran capres-cawapres elektabilitas Golkar masih di posisi dua dengan 10,2 persen, di atasnya ada PDI Perjuangan dengan persentase 24,1 persen dan di bawahnya ada Gerindra dengan 9,1 persen.

    Simak: Jadi Tersangka Korupsi, Idrus Marham Mundur dari Golkar

    Survei 
    teranyar Alvara dilakukan pada 12-18 Agustus 2019. Metode yang digunakan adalah multi-stage random sampling dengan melibatkan 1.500 responden. Rentang margin of error sebesar 2,53 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.